6.28.2014

Memantau Suasana Ramadhan di Berbagai Negara di Dunia

Alquran surat Al - Baqarah ayat 185 yang artinya: "bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Oleh sebab itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu". Ramadhan atau Ramadhan, adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah. 

Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Alquran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. 
Memantau Suasana Ramadhan di Berbagai Negara di Dunia
Memantau Suasana Ramadhan di Berbagai Negara di Dunia
Saat ini, warga Muslim di seluruh dunia memasuki bulan suci Ramadan. Bulan puasa ini sebenarnya bertujuan untuk merenung, bertakwa dan membatasi diri. Tapi Ramadan semakin dikomersilkan. Dilansir dw.de, berikut suasana ramadhan di berbagai negara di dunia.

1. Sembahyang dan Batasi Diri
Menurut Al Quran, Nabi Muhammad menerima kata-kata suci di bulan ini. Di bulan ini, Muslim harus hidup membatasi diri. Sembayang harian adalah kewajiban, juga bagi mereka yang dalam perjalanan. Di banyak lapangan udara internasional, seperti di Amman, didirikan ruang sholat. Di Jerman, ruang-ruang seperti ini ada di Frankfurt, München dan Düsseldorf.

2. Harga-Harga di Masa Ramadan
Para pedagang di pasar ibukota Bangladesh, Dhaka menjual daging dan bahan pangan lain di masa Ramadan. Karena buka puasa diberikan makna penting, harga bahan pangan di pasar-pasar kota metropolitan berpenduduk jutaan ini bisa naik hingga 60% di masa Ramadan.

3. Gila Berbelanja
Secara umum, pengeluaran jelas meningkat pada masa Ramadan. Banyak orang tidak hanya membeli makanan, melainkan juga lentera Ramadan atau sajadah. Pada masa puasa, banyak pedagang, seperti di Kairo berusaha menarik pembeli dengan menawarkan harga istimewa. Restoran-restoran menawarkan menu buka puasa istimewa bagi seluruh keluarga.

4. Menyumbang dan Membagi-Bagi
Memberi Zakat juga termasuk kegiatan dalam Ramadan. Orang harus membagi makanan kepada warga miskin dan memberi sumbangan. Pemberian Zakat seperti di Maroko menjadi salah satu dari lima pilar dalam Islam.

5. Memperkuat Kebersamaan
Buka puasa selalu dilewati keluarga Muslim dari Bosnia ini secara bersama-sama, kadang juga bersama keluarga besar dan teman. Salah satu aspek penting Ramadan adalah memperkuat perasaan kebersamaan. Anak-anak kecil tidak harus berpuasa. Selain anak-anak, juga orang berusia lanjut, wanita hamil, orang sakit dan mereka yang dalam perjalanan. Di samping itu, puasa juga boleh dilakukan di waktu lain.

6. Ketika Matahari Terbenam
Itulah saatnya buka puasa. Karena di bulan Ramadan, bulan ke sembilan pada kalender Islam, orang Muslim tidak boleh makan atau minum mulai matahari terbit hingga terbenam.

7. Buka Puasa
Di akhir bulan Ramadan, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari. Anak-anak mendapat manisan dan permen, mainan serta baju-baju cantik. Kenikmatan kuliner juga sangat diperhatikan, seperti di Ramallah. Sementara itu, harga-harga turun kembali seperti di masa sebelum Ramadan. Dan kurma serta buah pohon ara ditawarkan dengan harga murah.

8. Aktif di Malam Hari
Di beberapa kota, selama Ramadan banyak kafe atau restoran yang tutup di siang hari. Kota-kota itu baru tampak hidup setelah matahari terbenam. Di Iran, bahkan bioskop tutup di siang hari. Tetapi mereka boleh buka lebih lama di malam hari.

9. Mencari Penerangan
Selama Ramadan, lampu gantung dan lentera menghiasi banyak kota dan jalanan, demikian halnya rumah pribadi seperti di Bahrain. Lampu-lampu melambangkan pencarian penerangan dalam jalan menuju Tuhan. Etalase-etalase toko dihiasi, dan stasiun televisi menyiarkan iklan-iklan yang menawarkan barang mahal. Itu ditentang banyak ulama.

10. Karya Seni Tato
Sebelum perayaan Idul Fitri, perempuan-perempuan muda Pakistan menghiasi tangan mereka dengan ornamen indah. Untuk mewarnai tubuh, mereka menggunakan warna dari tumbuhan pacar kuku. Ornamen tampak di kulit selama dua hingga tiga pekan. Warna-warna berbeda tergantung intensitas warnanya.
Read More

12 Peninggalan Bersejarah yang Menjadi Ikon di Indonesia

Di Indonesia banyak terdapat bangunan yang menyimpan nilai historis yang luhur, namun dua belas objek di bawah ini juga memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi. Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Jika Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, masjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi ikon daerah tersebut. 
12 Peninggalan Bersejarah yang Menjadi Ikon di Indonesia
Masjid Raya Baiturrahman
Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, masjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Pada kesempatan kali ini kami khusus mengajak Anda “berwisata” ke berbagai peninggalan bersejarah yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. 

1. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid Kesultanan Aceh yang di bangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1612 M. Bangunan indah nan megah yang mirip dengan Taj Mahal di India ini terletak tepat di jantung Kota Banda Aceh dan menjadi titik pusat dari segala kegiatan di Aceh Darussalam. Masjid Raya Baiturrahman memiliki lembaran sejarah tersendiri. Nama Masjid Raya ini berasal dari nama Masjid Raya yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 Hijriah bersamaan dengan tahun 1612 Miladiyah. 

Riwayat lain menyebutkan bahwa yang mendirikan Masjid Raya Baiturrahman di Zaman kerajaan Aceh ialah Sultan Alidin Mahmudsyah pada tahun 1292 Miladiyah. Masjid Raya ini telah terbakar habis akibat penyerangan tentara Belanda dalam ekspedisinya kedua pada bulan shafar 1290 Hijriyah bersamaan dengan april 1873 Miladiyah. Empat tahun setelah Masjid Raya Baiturrahman itu terbakar, pada pertengahan shafar 1294 Hijriyah bersamaan dengan awal maret 1877 Miladiyah, maka Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar itu. Tepat pada hari kamis 13 syawal 1296 Hijriyah bersamaan dengan 9 Oktober 1879 Miladiyah, diletakan batu pertamanya yang diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Masjid Raya Baiturrahman ini dibangun kembali pada tahun 1299 Hijriyah bersamaan dengan kubahnya hanya sebuah saja. 

Ketika bencana tsunami meluluh lantakan Tanah Rencong Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 lalu, Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri dengan megahnya, ombak tsunami yang mulai membasahi Bumi Aceh sungguh tak mampu menghancurkan rumah Allah ini. Pada saat itu Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat bagi rakyat Aceh berlindung juga sebagai tempat evakuasi jenazah para korban tsunami yang bergelimpangan. Setelah mengalami berbagai peristiwa-peristiwa bersejarah, Sampai saat ini Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri kokoh sebagai simbol agama, budaya, semangat, kekuatan, perjuangan dan nasionalisme Suku Aceh.

2. Masjid Raya Medan
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Pada awal pendiriannya, masjid ini menyatu dengan kompleks istana. Masjid Raya Medan yang berdiri kokoh tak jauh dari Istana Maimun adalah bangunan yang juga menjadi jejak kejayaan Deli. Dibangun pada tahun 1906, semasa pemerintahan Sultan Makmun Al Rasyid, masjid ini masih berfungsi seperti semula, yaitu melayani umat muslim di Medan yang ingin beribadah.

Kubahnya yang pipih dan berhiaskan bulan sabit di bagian puncak, menandakan gaya Moor yang dianutnya. Seperti masjid lainnya, sebuah menara yang menjulang tinggi terlihat menambah kemegahan dan religiusnya masjid ini. Aplikasi lukisan cat minyak berupa bunga-bunga dan tumbuhan yang berkelok-kelok di dinding, plafon dan tiang-tiang kokoh di bagian dalam masjid ini, semakin menunjukkan tingginya nilai seni masjid ini. 

3. Istana Maimun
Istana Maimun adalah salah satu dari ikon kota Medan, Sumatera Utara, terletak di kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun. Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu. Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. 

Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah. Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan juga menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu. 

4. Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal adalah masjid negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta. Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Jakarta yang serba modern dan dipenuhi gedung kaca, ternyata masih memiliki bangunan bersejarah dengan desain yang indah, yaitu Masjid Istiqlal. Rumah ibadah umat muslim yang megah ini telah lama menjadi salah satu landmark Jakarta. Kokoh berdiri di atas areal seluas 9,5 hektar dan berkapasitas hingga 8.000 orang, masjid hasil karya arsitek Indonesia, F Silaban ini, pernah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, juga menjadi kebanggaan umat muslim Ibukota dan Indonesia. 

Dibangun pada masa-masa awal kemerdekaan, masjid ini memang melambangkan kemerdekaan, sesuai dengan arti dari nama yang disandangnya. Masjid Istiqlal mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna putih yang bentuknya seperti bola dibelah dua. Layaknya masjid lain di dunia, Masjid Istiqlal ini juga dilengkapi sebuah menara yang tingginya menggambarkan jumlah ayat yang ada pada kitab suci Al Qur’an. Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan masjid ini. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia! 

5. Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Palembang tak hanya terkenal dengan pempek atau kain songketnya. Kota di tepian Sungai Musi ini juga dihiasi bangunan dengan arsitektur mengagumkan seperti terlihat di Masjid Agung Palembang. Berlokasi tak jauh dari Plaza Benteng Kuto Besak, di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Masjid Agung Palembang mulai dibangun ketika Palembang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, tepatnya tahun 1738. 

Pada zamannya, masjid ini dipercaya sebagai salah satu rumah ibadah terbesar yang pernah ada. Meski digarap oleh seorang arsitek Eropa, pengaruh Cina ikut muncul pada wajah masjid ini. Hal itu ditandai oleh bentukan limas dan hiasan ornamen khas Cina pada sejumlah atapnya. Paduan dua budaya ini menjadi ciri khas Masjid Agung Palembang dan membuat banyak pelancong terkagum-kagum. Sebuah akulturasi budaya yang bisa tetap berdampingan dan saling mengisi. 

6. Lawang Sewu
Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Membahas tentang arsitektur atau bangunan tua di Indonesia, tentu tak bisa lepas dari sebuah bangunan legendaris yang berdiri kokoh di Kota Semarang, tepatnya di kawasan Simpang Lima, yaitu Lawang Sewu. Bangunan yang artinya adalah “seribu pintu” ini, sesungguhnya bukan nama sebenarnya yang diberikan untuk bangunan ini. Nama tersebut menjadi legendaris karena banyaknya jumlah pintu yang terdapat pada gedung keno ini. 

Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang. Pemerintah Kota Semarang sendiri telah menetapkan Lawang Sewu sebagai salah satu gedung yang dilindungi. Predikat ini layak disandang oleh Lawang sewu karena gedung ini juga merupakan saksi sejarah Indonesia saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang, antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang. 

7. Gedung Sate
Gedung Sate adalah salah satu gedung bersejarah yang ada Kota Bandung. Ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. 

Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat. Di Kota Bandung yang sejuk, Anda juga bisa menjumpai sebuah bangunan dengan arsitektur yang lain dari yang lain. Dibangun pada era kolonial Belanda, Gedung Sate, demikian gedung ini banyak disebut, merupakan salah satu daya tarik yang ada di Kota Kembang. Nama Gedung Sate sendiri muncul karena sebuah ornamen yang terlihat seperti tusuk sate di puncak menara utamanya. Gedung Sate hasil rancangan Ir.J.Gerber, arsitek kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delf Nederland dan timnya ini, selesai dibangun pada tahun 1924. 

Bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur era Renaissance Italia. Namun, pada bagian tengahnya terdapat menara bertingkat yang mirip dengan atap meru atau pagoda. Oleh sebab itulah, kalangan arsitek menilai bahwa Gedung Sate memiliki rancangan yang “berani beda” dan tak populer di zamannya. Kini, di depan bangunan ini terdapat sebuah monumen untuk mengenang gugurnya para pejuang Jawa Barat saat mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurka. Setiap hari Minggu atau hari libur nasional, gedung ini selalu dipenuhi wisatawan. Usai menikmati kemegahan gedung ini dari luar, Anda bisa menuju menaranya untuk menyaksikan benda-benda bersejarah. Atau bisa juga bersantai di kafe yang ada di gedung ini sambil menikmati suasana dan udara Kota Bandung yang sejuk dan segar. 

8. Taman Sari Yogyakarta
Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Keraton Yogyakarta adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta, yang dapat dibandingkan dengan Kebun Raya Bogor sebagai kebun Istana Bogor. Taman bunga yang indah. Begitulah kira-kira arti dari nama Taman Sari. Areal pemandian ini merupakan kompleks bangunan yang sangat indah dan menjadi aset Keraton Yogyakarta. Dibangun setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, tempat ini memang didesain sebagai tempat pengasingan diri Sultan Yogyakarta dan keluarganya dari hiruk pikuk dunia. 

Meskipun sempat luluh lantak terguncang gempa, saat ini Taman Sari sudah kembali terlihat cantik. Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Bangunan ini juga mencerminkan style yang multikultur (Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hindu, Buddha, Nasrani, dan Islam). Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini serta menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna. 

9. Tongkonan
Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Atapnya melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu (saat ini sebagian tongkonan menggunakan atap seng). Di bagian depan terdapat deretan tanduk kerbau. Bagian dalam ruangan dijadikan tempat tidur dan dapur. Tongkonan digunakan juga sebagai tempat untuk menyimpan mayat. Selain bangunan peninggalan kolonial, Indonesia juga memiliki sejumlah rumah adat dengan bentuk atau desain yang unik. Bangunan ini memang bukan karya seorang arsitek era modern yang menguasai segudang teori. Melainkan kreasi sekelompok manusia yang masih mencintai serta menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh leluhurnya. Dan Tongkonan, rumah adat masyarakat Tana Torja di Sulawesi Selatan, adalah salah satunya. Tongkonan memang memiliki ciri khas tersendiri dibanding rumah adat lainnya. Rumah ini berupa rumah panggung dari kayu. 

Atapnya yang terbuat dari susunan bambu yang dilapisi ijuk hitam serta bentuknya yang melengkung seperti perahu telungkup, membuat rumah ini mirip dengan Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minang atau Batak. Dinding rumah yang terbuat dari kayu, juga diukir dengan aneka ukiran khas Toraja. Ciri lain yang paling menonjol pada Tongkonan adalah adalah kepala kerbau beserta tanduknya yang meliuk indah yang disusun pada sebuah bang utama di depan setiap rumah. Jumlah kepala kerbau yang ada di setiap rumah bisa berbeda. Semakin banyak “hiasan” ini di sana, maka semakin tinggi derajat keluarga yang tinggal di dalamnya. Karenanya. Tongkonan juga menjadi salah satu daya tarik wisata Tator dan banyak diminati para pecinta foto. 

10. Gereja Katedral Jakarta
Gereja Katedral Jakarta adalah sebuah gereja di Jakarta. Gedung gereja ini diresmikan pada 1901 dan dibangun dengan arsitektur neo-gotik dari Eropa, yakni arsitektur yang sangat lazim digunakan untuk membangun gedung gereja beberapa abad yang lalu. Gereja Katedral yang berada tak jauh dari Masjid Istiqlal adalah bangunan berdesain unik yang selalu menjadi perhatian wisatawan. Usia bangunan bergaya neo gothic ini memang sudah lebih dari seabad. 

Tidak heran bila bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi kelestariannya. Walaupun begitu, Gereja Katedral yang resmi digunakan pada tahun 1901 ini, masih berdiri kokoh dan elegan di tengah “berisiknya” Jakarta. Keunikan dari gereja hasil rancangan seorang pastornya yang bernama, Antonius Dijkmans ini, terlihat pada dua menara yang mengapit pintu masuk. Di atas menara tersebut ada dua menara kecil lain yang tersusun dari rangkaian besi. Demikian juga dengan menara ketiga. Pada puncak setiap menara terdapat lonceng kuno yang dibuat sekitar tahun 1800 sampai awal 1900-an.

11. Gereja Blendug
Gereja Blenduk adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk heksagonal. Gereja Blenduk Semarang ini sesungguhnya bernama Gereja GPIB Immanuel, di Jl. Letjend. Suprapto 32. Sebagai bangsa yang paling lama “menduduki” negeri ini, Belanda juga meninggalkan jejaknya di Kota Semarang. Coba saja lihat kawasan kota lama yang ada di Ibukota Provinsi Jawa Tengah itu. Anda akan menjumpai banyak bangunan tua yang bergaya masa kolonial. 

Dari berbagai gedung yang berjajar di tepi jalan, Gereja Blendug adalah salah satu bangunan tua yang menarik. Dibangun sekitar tahun 1753 oleh komunitas Belanda yang dulu menghuni kawasan ini, Gereja Blendug merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang masih terawat sampai saat ini. Blendug sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti kubah, mengacu pada atap yang ada di gereja ini. Bentuk atapnya yang melengkung dan berwarna merah, terasa kontras dengan dindingnya yang dicat warna putih. Empat pilar kokoh serta menara kembarnya yang khas di bagian depan juga menjadi ciri khas gereja yang kini bernama resmi GPIB Immanuel ini. Gereja Blendug telah menjadi ikon Kota Semarang dan selalu menjadi lokasi persinggahan wisatawan sejarah maupun para pecinta fotografi. 

12. Jembatan Mahakam
Jembatan Mahakam adalah sebuah jembatan yang dibangun di atas alur Sungai Mahakam yang menghubungkan kawasan Samarinda kota dengan wilayah kecamatan Samarinda Seberang. Bicara soal arsitektur tak terbatas hanya pada bangunan, rumah atau gedung. Nah, untuk kategori ini, Jembatan Mahakam 2 atau yang juga dikenal dengan Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, menjadi salah satu pilihan. Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. 

Meski demikian, Jembatan Mahakam 2 mempunyai desain yang menarik dibanding “saudara tuanya” atau jembatan lainnya di Nusantara. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat. Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Menjelang senja, lampu-lampu yang terpasang pada tiang dan kebel-kabelnya akan menyala dan menyajikan sebuah panorama yang indah.
Read More

6.27.2014

12 Khasiat Buah Biji dan Kulit Rambutan

Jenis tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, diperkirakan asalnya dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Sebetulnya kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit seperti rambut.
12 Khasiat Buah Biji dan Kulit Rambutan
12 Khasiat Buah Biji dan Kulit Rambutan
Buah ajaib yang bernama rambutan ini memiliki nama ilmiah Niphelium lappaceum, banyak orang mengkonsumsi buah rambutan hanya karena rasanya yang enak, tapi siapa sangka jika buah ini juga memiliki khasiat yang sangat beragam untuk kesehatan. Sebenarnya buah rambutan ini memiliki banyak jenis diantaranya adalah sebagai berikut ropiah, simacan, sinyonya, lebakbulus, binjei dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui khasiat buah biji dan kulit rambutan ini, mari kita simak yang berikut.

1. Ampuh melawan kanker
Dengan adanya asam gallic yang terkandung di dalam buah rambutan sehingga sanggup untuk menghancurkan berbagai radikal bebas yang berada di dalam tubuh yang berpotensi menimbulkan berbagai jenis penyakit kanker.

2. Meningkatkan sistem imun
Di dalam buah rambutan terkandungan tembaga, sehingga sangat bermanfaat dalam pembuatan sel darah putih. Nantinya, sel darah putih ini yang bertugas melawan berbagai virus, kuman serta bakteri yang bisa membahayakan tubuh anda.

3. Mengobati kencing manis
Langsung gongseng 5 biji rambutan yang telah di cuci bersih. Kemudian giling biji rambutan hingga menjadi bubuk atau serbuk. Setelah itu seduh dengan satu cangkir air panas, setelah airnya dingin maka dapat diminum 2 kali sehari.

4. Meningkatkan energi tubuh Anda
Bagi anda yang mudah capek dalam berbagai rutinitas pekerjaan, mengkonsumsi buah rambutan dapat meningkatkan energi dengan cepat. Ini dikarenakan, buah rambutan mengandung sejumlah karbohidrat dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh anda.

5. Menyembuhkan demam
Tak hanya meningkatkan energi, ternyata air rebusan dari kulit buah rambutan dapat pula menyembuhkan demam. Caranya sangat mudah yaitu 15 gram kulit buah rambutan yang di rebus dengan 3 gelas air putih selama kurang lebih 15 menit. Nantinya air hasil rebusan ini diminum 3 kali sehari sebanyak sepertiga bagian.

6. Melindungi tubuh dari radikal bebas
Setiap harinya, tanpa kita sadari udara yang kita hirup juga membawa zat-zat berbahaya yang bernama radikal bebas. Buah rambutan mengandung vitamin C yang sanggup untuk menjaga dan melindungi tubuh dari berbagai radikal bebas tersebut.

7. Mengatasi sariawan
Untuk mengobati sariawan siapkan kulit kayu rambutan sebanyak 3 ruas jari. Caranya mudah yaitu dengan mencucinya terlebih dahulu, kemudian di rebus dengan dua gelas air putih hingga tersisa satu gelas. Nantinya, air hasil perasan tersebut digunakan untuk berkumur selagi masih hangat.

8. Ampuh mengatasi anemia
Kandungan zat besi dalam buah rambutan dapat menghindarkan dari rasa pusing serta membuat seseorang tidak mudah lelah dengan aktivitas kerja yang begitu padat. Karena buah rambutan merupakan sumber zat besi yang baik, sehingga buah ini juga sangat dianjurkan dikonsumsi para wanita. Zat besi yang ada di dalamnya, sanggup untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam tubuh. Sehingga akan membantu meringankan gejala pusing dan lesu yang disebabkan oleh kekurangan zat besi atau anemia.

9. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi
Tak sebatas mengatasi anemia, kanker dan radikal bebas saja, sebab rambutan juga dikenal dapat membantu untuk mengurangi tekanan darah dan memperbaiki tekstur kulit Anda. Sehingga nantinya kulit akan lebih tampak awet muda. Oleh karenanya, konsumsi buah rambutan secara rutin jika ingin mendapatkan manfaatnya.

10. Baik untuk ginjal
Berkat kandungan fosfor yang terdapat dalam buah rambutan, sehingga sangat berperan untuk menghilangkan berbagai limbah yang terkonsenterasi didalam organ ginjal anda. Nantinya, ginjal Anda akan senantiasa sehat jika rutin mengkonsumsi buah ajaib ini.

11. Pencernaan lebih sehat
Selain mengandung fosfor, zat besi dan vitamin C, rambutan juga memiliki serat yang dapat membantu seseorang menghindari sembelit. Selain itu, rambutan juga dapat membunuh parasit dalam usus dan membantu meringankan gejala diare.

12. Menu diet yang sehat
Meski buah rambutan mengandung sukrosa dan fruktosa, namun kandungan kalorinya sangat sedikit. Disamping itu, kandungan kalium, kalsium dan magnesiumnya sangat baik dalam mendukung program diet. Oleh karenanya, buah rambutan ini sangat cocok jika dikonsumsi tatkala sedang menjalankan program diet.

Usut punya usut ternyata biji rambutan juga dapat dimanfaatkan. Biji rambutan mengandung karbohidrat, lemak, protein, yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dari gizi. Biji rambutan juga mengandung lemak polifenol yang cukup tinggi. Komposisi zat-zat kimia dalam biji rambutan tersebut menghasilkan khasiat hipoglikemik seperti menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga biji rambutan banyak digunakan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah penderita kencing manis seperti diabetes mellitus yang cenderung tinggi. 

Anda bisa melakukannya dengan cara memotong 5 biji rambutan menjadi bagian-bagian kecil, kemudian di sangrai hingga berwarna kuning kehitaman. Setelah itu, giling halus hingga menjadi bubuk. Jika sudah, bubuk biji rambutan di seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum bagian air yang bening dan buang ampas atau endapannya. Lakukan sebelum makan sebanyak 1 hingga 3 kali sehari, tergantung pada seberapa tinggi kadar gula saat melakukan terapi ini. Jika perlu, konsumsi setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Read More

5 Rumah Gua Bersejarah dan Terunik di Dunia

Pada saat kita berpikir tentang gua, hal pertama yang muncul adalah kegelapan. Selain itu, kesan ruang yang dingin dan lembab penuh serangga serta arakhnida. Akan tetapi di berbagai tempat tertentu di dunia, nenek moyang prasejarah kita merasa lebih mudah untuk mengukir ruang hangat dan aman dari batu, ketimbang menggunakan bahan bangunan mereka sendiri. Di tempat-tempat seperti Inggris, Afghanistan dan Turki, beberapa tempat tinggal batu kuno bahkan ditempati oleh penduduk modern. Saat ini ada banyak para arsitek yang bereksperimen tentang keunggulan hidup di gua kontemporer. Apakah rumah gua adalah buatan manusia atau bentukan alam, ini merupakan bukti kemampuan manusia untuk berpikir di luar nalar. Berikut lima rumah gua bersejarah dan terunik di berbagai penjuru dunia.

1. Holy Austin Rock Houses, Inggris
5 Rumah Gua Bersejarah dan Terunik di Dunia
By Mjr74 (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Terletak di wilayah yang tinggi dan hutan lereng di sebelah barat dari Kinver, sekitar empat kilometer sebelah barat dari Stourbridge, dan empat kilometer sebelah utara dari Kidderminster, dan di perbatasan antara Worcestershire dan Staffordshire, Inggris. Dan sekarang dimiliki oleh National Trust. 

Di lereng batu pasir kemerahan, di bawah benteng 
besi di Kinver Edge, terdapat sisa-sisa komunitas pendeta terakhir Inggris. Rumah-rumah gua batu di Holy Austin ditinggalkan pada tahun 1960. Banyak bangunan yang terbengklai, tapi Anda masih bisa melihat pintu dan jendela diukir ke batu, serta National Trust dipulihkan museum rumah gua. Anda melihatnya di Midlands barat dari puncak bukit benteng.

2. Matmata Cave Dwellings, Tunisia
Tunisia matmata pacio
By Sarah Murray from Palo Alto, CA (3796) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Terletak di sebuah kota kecil Berber di Tunisia selatan. Beberapa warga Berber lokal tinggal di struktur tradisional di bawah tanah. Struktur khas desa ini diciptakan dengan menggali lubang besar di tanah. Di sekeliling lubang gua buatan ini kemudian digali untuk digunakan sebagai kamar, dengan beberapa rumah yang terdiri dari beberapa lubang, yang dihubungkan oleh lorong-lorong parit-seperti. Asal usul tempat yang luar biasa ini tidak diketahui, kecuali dari cerita yang dibawa dari generasi ke generasi. 

Penduduk sekitar mengatakan bahwa rumah bawah tanah pertama kali dibangun pada zaman kuno, ketika kekaisaran Romawi mengirim dua suku Mesir untuk membuat rumah mereka sendiri di wilayah Matmata. Ada pula mitos yang mengatakan bahwa monster muncul dari bawah tanah dan membunuh warga dan menguasai lokasi tersebut. Meski demikian, pemukiman bawah tanah tetap tersembunyi di daerah yang sangat terpencil selama berabad-abad, dan tak seorang pun mengetahui keberadaan mereka hingga ditemukan pada tahun 1967.

3. Kandovan, Iran
View of Kandovan - Iranian Azerbaijan - Iran
By Adam Jones from Kelowna, BC, Canada [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Kandovan adalah sebuah desa di Kecamatan Sahand, di Distrik Pusat Osku County, Provinsi East Azerbaijan, Iran. Desa ini adalah contoh yang indah dari tebing hunian buatan manusia yang masih dihuni. Rumah-rumah digali di dalam batuan vulkanik tufa dan mirip dengan tempat tinggal di wilayah Turki Cappadocia, penduduk lokal menyebutnya "Karaan". Karaan terbuat dari Lahar (lahar atau aliran debris) Gunung Sahand. 

Bentuk rumah yang seperti kerucut adalah hasil dari aliran lahar vulkanik. Setelah letusan gunung Sahand, laharnya secara alami bergerak dan membentuk batuan Kandovan. Ketebalan formasi ini melebihi 100 meter dan oleh erosi air, sehingga tercipta kerucut tebing. Beberapa tempat tinggal Kandovan ini telah juga telah diperluas selama bertahun-tahun untuk mencakup ruang penyimpanan dan tempat penampungan hewan, dan banyak dari mereka memiliki jendela, pintu, dan bahkan tangga yang terbuat dari batu.

4. Rock Sites and Cave Homes in Cappadocia, Turki
The-Church-with-Sandals
By Noumenon (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Cappadocia adalah wilayah bersejarah di Central Anatolia, terutama di Nevşehir Provinsi, di Turki. Pada masa Herodotus, Kapadokian menduduki seluruh wilayah dari Gunung Taurus ke sekitar dari Euxine (Laut Hitam). Pada bagian selatan, Pegunungan Taurus membentuk batas dengan Cilicia dan Cappadocia terpisah dari Laut Mediterania. Pada bagian barat, Cappadocia berbatasan dengan daerah historis Lycaonia ke barat daya, dan Galatia ke arah barat laut. Pesisir Laut Hitam memisahkan Cappadocia dari Pontus dan Laut Hitam, sedangkan untuk Cappadocia timur berbatasan dengan Eufrat atas, sebelum sungai yang membelok ke arah tenggara mengalir ke Mesopotamia, dan dataran tinggi Armenia. 

Karena lokasinya di pedalaman dan dataran tinggi, Cappadocia memiliki iklim yang mencolok dengan musim panas yang kering dan gersang serta musim dingin yang bersalju. Curah hujan jarang dan sebagian besar wilayah berupa setengah-gersang. Nama Cappadocia secara tradisional digunakan dalam sumber-sumber Kristen sepanjang sejarah dan masih banyak digunakan sebagai suatu konsep pariwisata internasional untuk mendefinisikan wilayah keajaiban alam yang luar biasa, khususnya ditandai dengan cerobong asap peri dan warisan sejarah serta budaya yang unik.

5. Qumran Caves
Qumran Caves 04
By SuperJew (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Qumran adalah situs arkeologi di Tepi Barat Palestina yang dikelola oleh Taman Nasional Qumran di Israel. Letaknya adalah 14,4 kilometer sebelah selatan kota Yerikho. Disini terdapat serangkaian gua alami dan buatan, ditemukan di sekitar situs arkeologi dari Qumran di Palestina. Sejak penemuan Gulungan Laut Mati pada tahun 1947-1956, penggalian ekstensif telah dilakukan di Qumran. Hampir 900 gulungan ditemukan. Kebanyakan ditulis pada meja kapur dan beberapa di papirus. Waduk, ritual mandi Yahudi, dan kuburan telah ditemukan, bersama dengan ruang makan dan lainnya. Para ahli berasumsi bahwa Qumran adalah tempat tinggal kaum Eseni dan juga menjadi pusat aktivitas para kaum Eseni di pesisir Laut Mati.
Read More

7 Hewan Unik dan Menakjubkan

Di seluruh penjuru dunia ini, mungkin banyak hewan-hewan unik yang bisa kita temukan. Namun dari spesies hewan unik yang ada, mungkin tak seunik ketujuh hewan unik dan menakjubkan berikut ini. Seperti apa sajakah hewan unik yang dimaksud? Penasaran, mari kita simak tujuh spesies hewan unik dan menakjubkan.

1. Booby Berkaki Biru
7 Hewan Unik dan Menakjubkan
By DickClarkMises (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Booby berkaki biru atau Blue-footed booby (Sula nebouxii) adalah burung laut dalam keluarga Sulidae, yang mencakup sepuluh spesies burung laut yang memiliki sayap panjang. Mereka dari genus Sula, yang terdiri dari enam jenis boobies. Booby mudah dikenali yaitu memiliki kaki biru terang yang khas. Habitat perkembangbiakan dari burung booby adalah pulau tropis dan subtropis dari Samudra Pasifik. Burung ini dapat ditemukan dari Teluk California di sepanjang pantai barat Amerika Tengah dan Selatan ke Peru. Sekitar satu setengah dari semua sarang dapat ditemukan di Kepulauan Galapagos. Makanan utamanya terdiri dari ikan, yang diperolehnya dengan cara menyelam dan kadang-kadang berenang di bawah air untuk mencari mangsanya.

2. Bunglon Panther
Furcifer pardalis -Zürich Zoo-8a
By Marc Staub (originally posted to Flickr as IMG_8957) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Bunglon panther atau Panther chameleon (Furcifer pardalis) adalah spesies bunglon yang ditemukan di bagian timur dan utara Madagaskar, dalam bioma hutan tropis. Selain itu, telah ditemukan juga di Réunion dan Mauritius. Panther Chameleon memiliki kemampuan luar biasa untuk mengubah warna dan menyembunyikan dirinya sendiri, namun dia tidak bisa memilih warna apa yang dia inginkan karena dipengaruhi oleh suhu, cahaya dan bahkan oleh moodnya.

3. Kupu-kupu Raja
Male monarch butterfly
By Captain-tucker (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Kupu-kupu Raja atau Monarch Butterfly adalah jenis kupu-kupu yang termasuk ke dalam familia Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan. Semua orang menyukai kupu-kupu, terutama yang cantik, tapi warnanya yang benar-benar indah menjadi peringatan bagi pemangsa untuk tidak memangsa mereka karena mereka beracun. Monarch mungkin paling dikenal saat migrasi ke selatan di Amerika Utara, ketika salju musim dingin pertama tiba. Kupu-kupu ini hanya bermigrasi ke utara dan selatan seperti yang biasa burung lakukan.

4. Naga Laut Berdaun
Leafy Sea Dragon
By dro!d from atlanta, usa (Leafy Sea Dragon) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Naga laut berdaun, Leafy seadragon atau Seadragon Glauert (Phycodurus Eques), adalah ikan laut dalam keluarga Syngnathidae, yang juga termasuk kuda laut. Ini adalah satu-satunya anggota dari genus Phycodurus. Mereka bisa ditemukan di sepanjang pantai selatan dan barat Australia. Namanya berasal dari penampilan, dengan tonjolan mirip daun panjang di seluruh tubuh mereka. Naga laut berdaun merupakan makhluk dasar laut aneh yang indah dan penuh warna. Penampilannya yang unik, memungkinkan mereka untuk bersembunyi di antara rumput laut ketika predator datang.

5. Ikan layaran
Two men holding a freshly caught sailfish
By WIDTTF (ryans sail 014) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Iklan layaran atau sailfish adalah dua jenis ikan di dalam genus Istiophorus yang tinggal di perariran hangat samudra-samudra dunia. Kebanyakn berwarna biru keabu-abuan dan memiliki sirip punggung tegak yang mirip dengan layar kapal. Sailfish yang bercorak biru pasti membuat pernyataan, tapi tidak ada kaitannya dengan fashion. Mereka menyala ketika sailfish berburu, membingungkan mangsanya dan membiarkan para pemburu mengetahui apa yang mereka lakukan.

6. Ikan Badut
Clown Fish (4125498003)
By Tony Hisgett from Birmingham, UK (Clown FishUploaded by tm) [CC-BY-2.0], via Wikimedia Commons
Clownfish atau Ikan giru ataupun yang lebih dikenal dengan sebutan ikan badut adalah jenis ikan dari anak suku Amphiprioninae dalam suku Pomacentridae. Clownfish terlihat cantik dengan warna orange cerah dan garis-garis putih, tapi itu tertutup dengan lumpur. Hal ini penting untuk ikan membentuk satu tim besar dalam alam dengan anemon laut meskipun mereka bergantung pada satu sama lain untuk bertahan hidup, dan lendir melindungi diri mereka dari sengatan anemon.

7. Lesser Flamingo
Flickr - Rainbirder - Lesser Flamingo in flight
By Steve Garvie from Dunfermline, Fife, Scotland (Lesser Flamingo in flight) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Lesser flamingo (Phoenicopterus minor) adalah spesies flamingo yang terdapat di sub-Sahara Afrika dan di India. Mereka berasal dari genus Phoenicopterus dan familia Phoenicopteridae. Burung ini kadang-kadang dilaporkan berasal dari utara, tetapi umumnya dianggap gelandangan. Apakah Anda tahu warna merah muda cantik flamingo yang terkenal itu berasal dari pigmen dalam alga yang dimakan? Spesies flamingo ini merupakan yang terkecil dan paling produktif dari keluarga flamingo yang ditemukan di Afrika dan beberapa bagian Asia. Burung-burung yang indah ini diburu dan dimakan oleh babon, kucing liar juga elang.
Read More
-->