5.27.2014

5 Kota Kuno Penuh Misteri

Di sepanjang sejarah dunia, tentunya menyimpan banyak kisah menakjubkan yang layak untuk dijelajahi lebih dalam. Entah mengapa, beberapa kota kuno tersebut masih saja menyimpan banyak misteri yang belum bisa terpecahkan sepenuhnya oleh para arkeolog di seluruh penjuru dunia. Pelbagai kota kuno yang paling menarik dalam sejarah dunia ini tentunya akan kita bahas. Anda penasaran? Mari kita simak lima kota kuno penuh misteri berikut ini.

1. Petra, Yordania
Petra Jordan BW 37
By Berthold Werner (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Sebuah situs arkeologikal di Ma'an, Yordania. Petra terkenal dengan bangunan arsitektur yang dipahat pada bebatuan serta sistem pengairannya. Selain itu, Petra terkenal dengan arsitektur dan sistem saluran airnya. Didirikan sekitar 312 SM sebagai ibu kota Nabataeans, Petra menjadi simbol Yordania dan merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh para turis. Petra terletak di lereng Gunung Hor dan telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1985.

2. Tikal, Guatemala
Tikal, Guatemala Laslovarga14
By Laslovarga (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Salah satu situs arkeologi terbesar dan pusat kota dari Peradaban Maya pra-Columbus. Tikal terletak di wilayah arkeologikal Petén Basin yang saat ini menjadi utara Guatemala. Tikal merupakan sebuah kota Maya kuno yang terletak jauh di jantung Guatemala, hutan El Peten. Tikal adalah salah satu situs Maya kuno terbesar di dunia, dan merupakan taman nasional yang dilindungi sebagai tempat perlindungan, tidak hanya untuk monumen arkeologi, tetapi juga untuk satwa yang terancam punah seperti: ocelots, peccaries, monyet, toucans, burung beo, dan jaguar. Di sebelah timur dan barat dari pusat kota Tikal, terdapat daerah subur untuk pertanian. 

3. Palmyra, Suriah
Palmyre - théâtre pano
By This photo was taken by Eusebius (Guillaume Piolle).Feel free to reuse it, but always credit me as the author as specified below. (Karya sendiri) [CC-BY-3.0], via Wikimedia Commons
Tadmur adalah kota kuno di Suriah tengah. Pada zaman dahulu kala, Palmyra merupakan sebuah kota penting di Suriah tengah. Ini telah lama menjadi kota penting bagi para kafilah yang melintasi padang pasir Suriah dan dikenal sebagai Bride of the Desert. Pada? pertengahan abad pertama, Palmyra menjadi sebuah kota yang kaya, yang terletak di sepanjang rute kafilah yang menghubungkan Persia dengan pelabuhan Mediterania, yang saat itu berada di bawah kendali Romawi. Palmyra atau juga dikenal sebagai Tadmor, disebutkan dalam Alkitab Ibrani (Second Book of Tawarikh 8:4) sebagai kota gurun yang dibangun oleh Raja Salomo Yudea, anak Daud.

4. Ephesus, Turki
Celsus library in Ephesus
By Dennis Jarvis from Halifax, Canada (Turkey-2787 - View largeUploaded by Randam) [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Sebuah kota Yunani kuno, yang di kemudian hari menjadi kota Romawi, terletak di pesisir barat Asia Kecil, dekat Selçuk modern, Provinsi Izmir, Turki. Ephesus dibangun pada abad ke-10 SM di situs bekas ibukota Arzawan oleh Attic dan kolonis Yunani Ionian, Ephesus berkembang setelah berada di bawah kendali Romawi pada 129 SM. Kota kuno ini diperkirakan dihuni oleh 33.600 sampai 56.000 penduduk pada masa Romawi, dan juga menjadi situs kuburan besar bagi para Gladiator.

5. Vijayanagar, India
View of the Virupaksha temple complex from Hemakuta hill
By Dineshkannambadi (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Vijayanagar merupakan salah satu ibukota kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada di dunia. Kota ini didirikan oleh pembesar dinasti Sangama, Harihara dan Bukka pada tahun 1336. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya ketika berada di bawah kepemimpinan Krishnadevaraya (1509-1529). Ia berhasil menguasai hampir seluruh semenanjung selatan Krishna dan sungai Tungabhadra. Kekayaan Vijayanagar berasal dari perdagangan rempah-rempah dan kapas. Kekaisaran ini runtuh setelah pertempuran Talikota pada tahun 1565, ketika kekuasaan kota ini diambil alih oleh konfederasi sultan Deccan (Bidar, Bijapur, Golconda, Ahmednagar dan Berar). Mereka membuka akses ke India selatan untuk masa penaklukan Muslim.

No comments:

Post a Comment