Showing posts sorted by date for query Bali. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query Bali. Sort by relevance Show all posts

1.31.2015

Ragam Objek Wisata Menarik di Bali yang Perlu Dikunjungi

Bali merupakan salah satu provinsi juga sebagai ikon wisata Indonesia yang paling menarik dan terkenal di dunia. Ibu kota Bali adalah Denpasar. Karena keunikannya, tak heran jika Bali selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Selain itu, Bali juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut.
Ragam Objek Wisata Menarik di Bali yang Perlu Dikunjungi
Ilustrasi Ombak di Pantai
Bali yang terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok ini dianggap sebagai tempat wisata nomor 1 di Indonesia. Bali memiliki banyak objek wisata yang sangat indah, unik, dan menarik. Lantas, dimana saja tempat-tempat wisata menarik di Bali? Penasaran, berikut ini kami rangkum untuk Anda objek wisata terkenal di Bali yang wajib kunjungi.

1. Pantai Kuta
Terletak di Kabupaten Badung, Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Ini merupakan ikon wisata di Pulau Bali. Pantai Kuta dengan pasir putih yang memiliki pengunjung paling ramai di Bali. Pantai Kuta yang terletak di Kabupaten Badung ini dapat ditempuh dari pusat Kota Denpasar dalam waktu 30 menit. Untuk memasuki pantai ini, pengunjung tidak dikenakan biaya. Waktu paling ideal untuk berkunjung ke pantai ini adalah menjelang sunset atau matahari terbenam.

2. Pantai Sanur
Ini adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang juga terkenal di pulau Dewata Bali. Pantai Sanur letaknya persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Lebih tepatnya Sanur berada di Kotamadya Denpasar dan berjarak tempuh 10 menit dari pusat kota. Pantai Sanur merupakan pantai sunrise kebalikan dari Pantai Kuta. Jika ingin mengunjungi pantai ini lebih baik sebelum matahari terbit untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit yang sangat indah.

3. Pantai Nusa Dua
Pantai Nusa Dua merupakan pantai paling bersih di Bali. Pantai dengan pasir putih ini terletak di sebelah selatan Pantai Kuta dan dapat ditempuh kurang lebih 30 menit atau 15 menit dari Jimbaran. Pantai Nusa Dua memiliki kondisi arus air yang tenang, sehingga sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Selain itu, pantai ini juga terkenal dengan wisata bawah air seperti snorkeling.

4. Pantai Uluwatu
Terletak di Desa Pecatu, Bali, pantai ini sangat disukai oleh penggemar olahraga air yaitu surfing. Pantai Uluwatu memiliki ombak cukup besar karena tepi pantainya berupa batu-batu karang. Meski tidak sama populernya dengan pantai lainnya, namun Panta Uluwatu juga merupakan salah satu objek wisata di Bali yang patut dikunjungi. Selain itu, pantai ini lebih dikenal dengan puranya yang berada diatas karang dan merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat matahari terbenam.

5. Pantai Jimbaran
Terletak di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai Jimbaran berlawanan arah dengan pantai Nusa Dua. Pantai ini terkenal dengan hidangan lautnya yang lezat. Ketika berkunjung kesini, Anda akan menemukan banyak restoran seafood di pantai Jimbaran. Selain restoran, dan beberapa hotel bertaraf internasional, disini juga terdapat banyak perahu nelayan yang berlabuh.

6. Pantai Dreamland
Dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan batu karang yang besar. Pantai Dreamland terletak di sebelah selatan Kota Denpasar, lebih tepatnya di daerah Pecatu, atau berjarak tempuh 30 menit dari pantai Kuta. Pantai ini memiliki pasir yang sangat putih, bahkan lebih putih dari Pantai Kuta dan Sanur. Pantai ini sangat cocok untuk surfing, tak heran jika pantai ini dipenuhi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.

7. Pantai Lovina
Berjarak sembilan kilometer di sebelah barat kota Singaraja, Pantai Lovina merupakan salah satu obyek wisata menarik yang terletak di Bali Utara. Berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Bali, pantai ini memiliki pasir yang berwarna hitam. Meski demikian, di lepas Pantai Lovina banyak ikan lumba-lumba yang hidup secara alami. Ini merupakan salah satu wisata fauna yang menarik di Bali.

8. Pantai Balangan
Pantai Balangan adalah salah satu lokasi surfing terbaik di Bali, tak heran jika pantai ini banyak mendapatkan kunjungan dari wisatawan. Pantai berpasir putih ini terletak tak jauh dari Pantai Dreamland. Karena letaknya yang tersembunyi, sehingga pantai ini begitu alami dan indah. Jika air laut surut, maka para pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri pantai menuju Pantai Dreamland.

9. Pantai Padang Padang
Terletak di Pecatu, Bali, Pantai Padang Padang tak jauh berbeda dengan Pantai Balangan. Letak pantai ini tersembunyi dan dikelilingi oleh batu karang. Untuk mencapai lokasi pantai, wisatawan harus melalui celah tebing karang yang hanya muat satu orang dan menuruni anak tangga. Sementara untuk menuju pantai Padang Padang, dibutuhkan waktu 45 menit dari Bandara Ngurah Rai Bali.

10. Pantai Nyang-nyang
Berlokasi tak jauh dari Pantai Padang Padang, Pantai Nyang-nyang juga tak kalah menarik dengan pantai lainnya. Untuk menuju pantai yang terletak dibalik bukit ini, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga dari jalan raya. Pada awalnya, Pantai Nyang Nyang dikenal sebagai wisata kuliner, karena di kawasan tersebut terdapat restoran dengan pemandangan Pantai Nyang Nyang yang berada di bawah restoran tersebut.

11. Ubud
Terkenal karena lokasi ini terletak di antara sawah dan hutan yang berada di antara jurang-jurang gunung dengan pemandangan alam yang sangat indah. Ubud adalah sebuah tempat peristirahatan di daerah kabupaten Gianyar, pulau Bali, Indonesia.Keunikan Ubud adalah sistem sawah yang menggunakan model terasiring membuat pemandangan persawahannya begitu indah. Selain itu, Ubud juga terkenal dengan pusat kerajinan khas Bali. Letak Ubud satu arah dengan Kintamani, jadi jika Anda mengunjungi Kintamani pasti akan melewati Ubud.

12. Tanah Lot
Terletak di Kabupaten Tabanan, Tanah Lot bisa ditempuh selama 1 jam perjalanan dari Kota Denpasar. Ini adalah salah satu objek wisata menarik di Bali. Di Tanah Lot terdapat dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya lagi terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Seperti halnya di Ubud, di kawasan wisata Tanah Lot juga banyak terdapat toko souvenir dengan berbagai macam kerajinan tangan dan oleh-oleh khas Bali.

13. Kintamani
Terkenal dengan Gunung dan Danau Baturnya, Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Kintamani yang terletak di sebelah utara Kota Denpasar ini merupakan kawasan wisata alam terbaik di Bali. Keindahan Gunung Batur berpadu dengan danaunya sehingga membuat objek wisata ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu, terdapat juga Desa Trunyan yang populer dengan pemakaman uniknya yang dapat ditempuh dengan cara menyeberangi Danau Batur menggunakan perahu. Objek wisata ini berjarak tempuh dua jam perjalanan dari pusat Kota Denpasar.

14. Bedugul
Tak jauh berbeda dengan Kintamani, Bedugul juga menawarkan keindahan pemandangan alam pegunungan dan danau. Bedugul merupakan objek wisata di Bali yang terletak di dataran tinggi. Objek wisata yang terletak di dataran tinggi ini memiliki cuaca yang sejuk dan asri. Selain itu, di Bedugul terdapat sebuah pura indah yang sangat terkenal bernama Pura Ulun Danu.

15. Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana
Ini adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, atau berjarak 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Lokasi Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) panas dan gersang. Disini terdapat sebuah patung dewa Wisnu setinggi 140 meter. Jika berangkat dari Pantai Kuta, lokasi wisata ini berada tak jauh dari Pantai Dreamland, yaitu 5 kilometer sebelum Pantai Dreamland.
Read More

1.30.2015

7 Objek Wisata Populer dan Terbaik di Indonesia

Republik Indonesia sangat kaya akan keindahan alam yang menakjubkan. Keindahan laut, pegunungan, alam dan budaya yang sangat beraneka ragam. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menghabiskan waktu liburan dan menikmati keindahan alam, cukup keliling Indonesia saja. Karena di nusantara, ada banyak tempat wisata yang menakjubkan yang tidak kalah menarik dengan tempat wisata di luar negeri. Selain itu, biaya yang harus Anda keluarkan pun lebih hemat dibanding liburan ke luar negeri.
Denpasar airport balinese gate
By Craig (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Indonesia atau yang disingkat RI merupakan negara kepulauan yang sangat luas. Sumber daya alam dengan keindahan alam yang eksotik, ciri khas budaya masing-masing daerah yang unik, adalah salah satu aset pariwisata yang memberikan peluang bagi pelaku industri pariwisata untuk bisa mengembangkan potensi alam yang ada. Bagi masyarakat di Indonesia maupun di luar negeri, liburan biasanya disambut antusias.

Saat musim liburan tiba, banyak paket wisata, tiket pesawat, dan kereta, hingga hotel juga penginapan akan kebanjiran pelanggan. Hal yang juga patut dipertimbangkan, destinasi wisata di berbagai kota di Indonesia pun menjanjikan panorama indah yang sayang jika terlewatkan. Mungkin saja, Anda belum pernah mengunjungi beberapa tempat ini untuk liburan bersama keluarga. Lantas, dimana saja destinasi wisata yang menjanjikan panorama indah di Indonesia? Penasaran, berikut ini beberapa destinasi wisata di Indonesia ini layak dikunjungi.

1. Pulau Bali
Terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok, Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Pulau yang dikenal dengan Pulau Dewata ini menyuguhkan beragam keunikan yang sangat menakjubkan. Dari wisata pantai, sejarah, budaya, hingga religi dapat Anda kunjungi saat liburan di Bali. Sederet objek wisata yang patut dikunjungi adalah Danau Bedugul yang memiliki dua pura di tengah-tengahnya, Tanah Lot, Tanjung Benoa, Pantai Kuta, Uluwatu, Ubud, dan lain sebagainya.

2. Pulau Bunaken
Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 kilometer persegi di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Nama Bunaken sudah terkenal di dunia sebagai salah satu lokasi penyelaman terbaik. Taman laut Bunaken memiliki 13 jenis terumbu karang dan 91 jenis ikan, waktu terbaik mengunjungi Bunaken adalah Mei sampai Agustus. Ini merupakan tempat berlibur yang cocok bagi para penyelam "Scuba Diving".

3. Kepulauan Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Raja Ampat adalah salah satu kepulauan kebanggaan Indonesia yang terletak di bagian timur Indonesia, tepatnya di daerah Papua Barat. Apa yang menarik di Raja Ampat? Kepulauan ini sangat terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Hampir setengah spesies ikan di dunia ada di laut Raja Ampat. Selain itu, disana juga terdapat banyak penginapan yang menyuguhkan kenyamanan dan keindahan pemandangan bawah lautnya.

4. Pulau Lombok
Ini merupakan sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau Lombok menyimpan panorama wisata yang memanjakan mata. Pantainya menyimpan sejuta keindahan yang tak cukup untuk dilukiskan dengan kata-kata. Pantai-pantai tersebut adalah Pantai Kuta Lombok, Pantai Senggigi, Pantai Surga, dan Pantai Cemara. Selain itu, ada lagi wisata yang menarik dan sayang dilewatkan yaitu, Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan, dan danaunya yang tak kalah indah, yaitu Danau Segara Anak.

5. Kota Bandung
Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat juga sebagai ibu kota provinsi dari kota tersebut. Kota tujuan wisata yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini juga patut Anda perhitungkan dalam referensi liburan. Kota yang juga dikenal sebagai kota kembang ini memiliki aneka objek wisata alam yang menarik. Tangkuban Perahu, Situ Patenggang, Lembang, Ciwidey, Ciater merupakan objek wisata alam yang menyajikan panorama eksotis yang layak untuk dikunjungi. Selain itu, kulinernya pun sangat beragam dan tentunya sayang untuk dilewatkan saat liburan nanti.

6. Jakarta
Daerah Khusus Ibukota Jakarta, DKI Jakarta, atau Jakarta Raya, adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Jakarta juga menjadi kota tujuan wisata karena banyak potensi objek wisata yang bisa dikunjungi, seperti Monumen Nasional (Monas), Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Tekstil, Dufan, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah dan sederet wisata belanja. Taman Monas atau Taman Medan Merdeka merupakan taman terluas di jantung Jakarta yang juga patut untuk dikunjungi.

7. Yogyakarta
Kota yang satu ini juga menjadi tujuan favorit wisatawan domestik dan mancanegara. Di kota yang berjuluk kota gudeg ini, ragam destinasi wisata pun bisa Anda nikmati, mulai dari wisata belanja, wisata budaya, wisata alam, wisata kerajinan, hingga wisata sejarah. Pantai Paragtritis, Pantai Kukub, Pantai Krakal, Pantai Indrayanti, Pantai Baron, Malioboro, Kaliurang, pusat kerajinan Kasongan, Taman Sari, Taman Pintar, Benteng Vredeburg, Museum Jogja Kembali, Goa Pindul, dan Keraton Yogyakarta, bisa menjadi objek wisata yang patut Anda kunjungi.
Read More

1.03.2015

Mengenal Ragam Candi Termegah di Nusantara

Candi merupakan suatu istilah yang merujuk kepada sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lalu yang berasal dari peradaban Hindu-Buddha. Candi digunakan sebagai tempat pemujaan para dewa ataupun memuliakan Buddha. Namun, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja, melainkan banyak situs-situs purbakala non-religius dari masa Hindu-Buddha atau klasik Indonesia, baik sebagai keraton, petirtaan, gapura, dan sebagainya, juga disebut dengan istilah candi. Candi yang megah dan kokoh sampai kini menjadi bukti betapa tingginya kebudayaan nenek moyang kita. Candi dan pesan yang disampaikan melalui arsitektur, relief, serta patung-patungnya tak pernah lepas dari unsur spiritualitas, kreativitas, dan keterampilan para pembuatnya. Peninggalan-peninggalan purbakala, seperti bangunan candi, patung, prasasti, dan ukiran pada umumnya menunjukkan sifat kebudayaan Indonesia yang dilapisi oleh unsur-unsur Hindu-Budha.
ARCA
By PL09Puryono (Karya sendiri) [CC0], via Wikimedia Commons
Di penjuru Nusantara, tersebar banyak candi peradaban Hindu-Buddha yang merupakan kekayaan budaya peninggalan kejayaan masa lalu. Tak tanggung-tanggung, bahkan beberapa di antaranya sudah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Jika ingin berwisata ke candi-candi megah yang sempat menjadi saksi kejayaan bangsa Indonesia di masa lalu ini ada baiknya Anda simak candi-candi berikut ini.

1. Candi Borobudur
Bangunan raksasa yang sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini dibangun dengan hampir 2 juta kaki kubik batu dan menghabiskan waktu 75 hingga 100 tahun. Di dalamnya terdapat 2.700 panel relief dan 504 patung Budha. Konon menurut sejarahnya, candi ini dibangun tanpa menggunakan semen, tapi hanya menggunakan susunan batu. Candi Borobudur di Jogjakarta, Indonesia ini memiliki relief Buddha terbesar dan terlengkap di dunia. Hingga saat ini Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan. Setiap tahun, umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Sementara dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Candi termegah dan spektakuler yang masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO ini dibangun pada tahun 800 masehi pada masa kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah. Selain Borobudur, terdapat beberapa candi Buddha dan Hindu di kawasan ini yaitu Candi Mendut dan Candi Pawon.

2. Candi Plaosan
Candi Plaosan merupakan julukan untuk kompleks candi yang terletak di Dukuh Plaosan, Kecamatan Prambanan, Jawa Tengah, Indonesia. Letak candi ini tidak terlalu jauh dari kompleks Candi Sewu dan Prambanan. Kompleks Candi Buddha ini meliputi wilayah seluas 2.000 meter persegi dan di dalamnya terdapat Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Candi Plaosan Lor merupakan sebuah kompleks percandian yang luas. Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi yang terletak di sebelah utara dinamakan Candi Induk Utara, dan candi yang terletak di sebelah selatan dinamakan Candi Induk Selatan. Di bagian utara kompleks terdapat pelataran terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara, juga parit buatan. Diperkirakan candi ini dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu, pada awal abad ke-9 Masehi.

3. Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah sebuah mahakarya arsitektur kuno dari kebudayaan agama Hindu di Nusantara. Komplek candi yang letaknya berada di Jawa tengah ini diperkirakan dibangun pada tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari Rakai Pikatan (raja kedua wangsa Mataram I) atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Terdiri dari 8 Kuil utama dan dikelilingi 250 candi kecil. Hampir semua dinding candi ditutupi oleh ukiran relief yang indah, menceritakan kisah inkarnasi Wisnu, petualangan Hanuman Raja Monyet, legenda Ramayana dan lainnya. Situs candi Hindu terbesar yang ada di Indonesia ini memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Dalam kompleks candi yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO ini berdiri Candi Prambanan yang juga disebut Candi Loro Jonggrang, Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung. Ketiga candi tersebut merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan agama Hindu. Selain itu, di dalam kompleks Prambanan terdapat 240 candi perwara dan yang menjadi pusat perhatian pengunjung adalah Candi Siwa. Di dalam candi tersimpan arca dewi Durga Mahisashuramardini yang menurut legenda setempat merupakan perwujudan Putri Roro Jonggrang. Namun tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak.

4. Candi Arjuna
Ini sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Di dalam kompleks candi yang berukuran 6 x 6 meter dan menghadap ke arah barat ini terdapat sejumlah candi, antara lain yaitu Candi Dwarawati, Candi Bima, Candi Setyaki, dan Candi Gatotkaca. Namun yang menjadi pusatnya adalah Candi Arjuna. Selain itu di komplek candi juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Kompleks candi ini dikelilingi oleh bentangan sawah dan perkebunan. Candi termegah di dataran tinggi Dieng ini paling indah dilihat saat kabut turun, sehingga akan tampak seperti candi yang berdiri di atas awan. Diperkirakan candi ini dibangun pada tahun 809 M. Kompleks candi hindu tertua di Pulau Jawa ini merupakan tempat pemujaan Dewa Siwa. Hal ini terbukti dengan adanya Lingga dan Yoni di dalam candi utama, serta arca Dewi Durga, Ganesha, dan Agastya di bangunan candi.

5. Goa Gajah
Goa Gajah adalah gua buatan yang berfungsi seperti tempat ibadah. Gua yang terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar ini berjarak kurang lebih 27 kilometer dari Denpasar Bali. Diperkirakan, nama Goa gajah berasal dari kata Lwa Gajah yang muncul di kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Pura Hindu kuno ini tercatat sebagai warisan dunia dalam daftar tentatif dalam bidang kebudayaan. Kompleks Goa Gajah terdiri atas 2 bagian utama, yaitu kompleks bagian utara merupakan warisan ajaran Siwa, dengan bukti adanya Trilingga dan patung Ganesha di dalam goa, merupakan tempat umat Hindu melakukan persembahyangan. Komplek sebelah selatan Goa Gajah yakni area Tukad Pangkung, berupa stupa Buddha dalam sikap Dhyani Buddha Amitabha bersusun 13 stupa dan stupa bercabang 3 yang dipahat pada batu besar. Gua dengan gerbang masuk yang dipenuhi ukiran ini memiliki banyak ceruk yang dulunya digunakan sebagai pertapaan. Di bagian luar terdapat sebuah kolam yang melambangkan tujuh sungai keramat yang dipuja oleh kepercayaan Hindu India.

6. Candi Sanggrahan
Candi Sanggrahan atau yang juga disebut sebagai Candi Cungkup merupakan candi pemujaan Buddha yang terletak di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Candi berbentuk bujur sangkar dan terdiri dari bangunan kaki, tubuh dan atap ini merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1350. Diperkirakan, dulunya candi ini merupakan tempat penyimpanan abu kerabat raja Majapahit. Bagian kaki candi sangat luas, tinggi dua meter, terdapat dinding relief harimau. Di bagian tangga ada reruntuhan batu bekas gapura. Candi Sanggrahan merupakan candi terbesar di Tulungagung.

7. Candi Jawi
Candi Jawi adalah candi yang dibangun pada abad ke-13 dan merupakan peninggalan bersejarah Hindu-Buddha dari Kerajaan Singhasari. Candi ini terletak di terletak di kaki Gunung Welirang, tepatnya di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia, yaitu 31 kilometer dari kota Pasuruan atau di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan - Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Meski banyak yang berasumsi bahwa Candi Jawi adalah tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya candi ini merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara.

8. Candi Mendut
Candi Mendut merupakan sebuah candi bercorak Buddha yang terletak di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi yang berjarak 3 kilometer dari candi Borobudur ini didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu. Candi ini dibangun menggunakan batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa-stupa kecil. Di dalam candi terdapat tiga arca Buddha besar.

9. Candi Sukuh
Candi Sukuh adalah salah satu kompleks candi peninggalan masa Hindu-Buddha di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi yang terletak di kaki Gunung Lawu ini didirikan pada tahun 1437 oleh masyarakat Hindu Tantrayana. Arsitektur candi ini cukup unik karena tidak mirip dengan gaya candi Hindu di daerah-daerah lain di Nusantara. Bangunan utama di kompleks candi ini memiliki struktur serupa punden berundak, yang mirip dengan piramida suku Maya. Namun, ukuran candi Sukuh jauh lebih kecil dari piramida Maya. Selain itu, struktur ini juga mengingatkan para pengunjung akan bentuk-bentuk piramida di Mesir. Batu yang digunakan untuk membangun candi adalah jenis andesit.

10. Candi Penataran
Candi Penataran atau Candi Panataran (nama aslinya adalah Candi Palah) adalah sebuah gugusan candi bersifat keagamaan Hindu Siwaitis yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Menurut Wikipedia, Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, di sebelah utara Blitar, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Dari prasasti yang tersimpan di bagian candi diperkirakan candi ini dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri pada tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit pada tahun 1415. Dalam kitab Desawarnana atau Nagarakretagama yang ditulis pada tahun 1365, Candi ini disebut sebagai bangunan suci "Palah" yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk dalam perjalanan kerajaan bertamasya keliling Jawa Timur. Pada tahun 1995 candi ini diajukan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO dalam daftar tentatifnya.
Read More

12.14.2014

Ragam Air Terjun Menakjubkan di Indonesia

Negara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia ini memiliki banyak keindahan alam yang mengagumkan. Negara kita memiliki beragam kekayaan alam yang sulit ditemukan di negara lain. Salah satunya adalah air terjun. Tapi apakah Anda mengenal air terjun menakjubkan yang ada di Indonesia?
Ragam Air Terjun Menakjubkan di Indonesia
Air Terjun
Lantas dimana saja air terjun unik dan menakjubkan di Republik Indonesia? Berikut ini kami rangkum untuk Anda, 7 air terjun indah yang menjadi objek wisata menarik di Indonesia.

1. Air Terjun Dua Warna, Sumatera Utara
Sumatera Utara memiliki banyak objek wisata menarik yang bisa Anda kunjungi. Salah satunya adalah air terjun dua warna yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Air terjun indah yang berwarna biru ini bersumber dari mata air Gunung Sibayak. Adapun keunikan air terjun indah ini adalah airnya yang tercurah ke danau. Air di kolam itu terdiri dari dua gradasi, yaitu putih-kelabu dan biru muda. Warna-warna ini disebabkan oleh kandungan fosor dan belerang di dalamnya. Selain itu, suhu air di sana pun berbeda. Air yang berwarna biru terasa sejuk, sementara air yang berwarna putih sedikit hangat.

2. Air Terjun Mursala, Tapanuli
Salah satu tempat menarik yang wajib dikunjungi di Pulau Mursala yang terletak di Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara ini adalah Air Terjun Mursala. Ini merupakan sebuah objek wisata di Mursala yang menyimpan keunikan tersendiri karena aliran airnya tidak jatuh ke sungai atau kolam, tapi langsung mengarah ke laut biru. Tebing granit berwarna kemerahan tempatnya mengalir pun berbentuk melandai seperti kemiringan bukit, tak seperti umumnya tebing air terjun yang memiliki kemiringan hampir 180 derajat. Fenomena geologi seperti ini memang langka. Di Indonesia sebenarnya hanya ada dua air terjun seperti ini. Selain Mursala yang jadi kebanggaan Tapanuli, ada pula Air Terjun Kahatola di Maluku.

3. Air terjun Madakaripura, Jawa Timur
Terletak di Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Air terjun Madakaripura merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dengan ketinggian mencapai 200 meter, air terjun ini dianggap sebagai air terjun tertinggi di pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia. Keunikan Madakaripura ini adalah airnya yang menetes dari ceruk-ceruk di area bukit hijau, menampilkan kesan seolah hujan menetes dari sana. Beberapa curahannya bahkan mengucur membentuk air terjun lagi. Air terjun yang sudah dikenal sejak zaman Majapahit ini disebut-sebut tempat pertapaan terakhir patih Gajah Mada. Karenanya, sebelum memasuki area air terjun yang bisa dicapai dari Malang atau Probolinggo ini pengunjung akan disambut oleh patung Gajah Mada yang sedang duduk bersila. Konon, ceruk di balik air terjun diyakini sebagai tempat pertapaan sang patih.

4. Air terjun Grojogan Sewu, Jawa Tengah
Terletak di lereng Gunung Lawu, di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Grojogan Sewu (Air terjun seribu) merupakan salah satu air terjun yang berada di Jawa Tengah. Grojogan Sewu terletak 27 kilometer di sebelah timur Kota Karanganyar. Air terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu. Meski air terjun di sini tidak berjumlah seribu, tapi ada beberapa titik air terjun yang menakjubkan di sini. Air terjun tertinggi mencapai 80 meter. Ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi namun pancurannya meluas dan membentuk cabang-cabang. Ketika musim hujan, area tebing akan dihujani oleh air. Namun saat musim panas, banyak air terjun yang mengering.

5. Air Terjun Moramo, Sulawesi Tenggara
Terletak di kawasan Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa, Sulawesi Tenggara. Air Terjun Moramo merupakan air terjun bertingkat (berundak) yang indah dengan ketinggian mencapai 100 meter. Air terjun yang berjarak 65 kilometer dari kota Kendari ini merupakan objek wisata kebanggaan Sulawesi Tenggara. Airnya mengalir di dataran-dataran serupa terasering, seperti air terjun Baishuitai di Tibet dan Semuc Champey di Guatemala. Oleh karena bentuknya mirip dengan air terjun di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada, sehingga air terjun ini sering disebut Niagara-nya Indonesia. Meski mirip, namun ukurannya jauh lebih kecil dari air terjun Niagara.

6. Air Terjun Lawean, Jawa Timur
Terletak di dusun Turi, desa Geger, kecamatan Sendang, 25 kilometer arah barat daya kota Tulungagung. Dengan ketinggian 1200 mdpl, air terjun Lawean merupakan bagian dari lereng gunung Wilis. Untuk menuju lokasi air terjun, pengunjung harus menempuhnya dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer. Dengan 9 kali menyeberangi sungai, dan melewati hijaunya perbukitan, perjalanan yang melelahkan akan terbayar dengan keindahan yang ditawarkan oleh air terjun ini. Tidak jauh dari air terjun Lawean, terdapat pula air terjun lain yang tidak begitu tinggi tapi juga tak kalah menarik untuk dikunjungi, yaitu air terjun Panda Wangi. Sementara di lokasi lain yang juga tidak jauh, terdapat Candi Penampehan. Semua lokasi di area air terjun sangat layak untuk dikunjungi.

7. Air Terjun Gitgit, Bali
Obyek wisata air terjun yang satu ini disebut-sebut sebagai air terjun terindah di pulau dewata, Bali. Terletak di Singaraja, tepatnya di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Air terjun Gitgit memiliki tiga air terjun yang saling berkesinambungan. Di bagian puncak adalah air terjun kembar yaitu air terjun besar dan kecil yang bersilangan. Air terjun kembar mengalir dan membentuk air terjun kedua di bawahnya. Air terjun ini lebih tinggi dan curam. Sementara air terjun ketiga tampak seperti air terjun yang bersusun. Air terjun yang berjarak 11 kilometer ke arah selatan dari Singaraja ini mempunyai ketinggian 35 meter dan merupakan air terjun tertinggi di pulau Bali.
Read More

11.10.2014

Berkunjung ke Candi Peninggalan Majapahit

Sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia ini pernah berdiri dari tahun 1293 hingga 1500 Masehi, dan mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389).
Candi Sukuh 2010 Bennylin 24
Menurut Wikipedia, Kerajaan Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Pada masanya Majapahit mencapai puncak kejayaannya dengan bantuan mahapatihnya, Gajah Mada. Di bawah perintah Gajah Mada (1313-1364), Majapahit menguasai lebih banyak wilayah. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang dari Pulau Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya hingga kini masih diperdebatkan. Sebetulnya hanya terdapat sedikit bukti sejarah dari sisa-sisa kejayaan Kerajaan Majapahit, salah satu diantaranya adalah candi. Untuk mengetahui candi-candi peninggalan dari Kerajaan Majapahit, simak penjelasan yang berikut ini.

1. Candi Tikus
Candi Tikus merupakan salah satu peninggalan purbakala dari kerajaan Majapahit yang terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini terletak di kompleks Trowulan, atau 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto. Dari jalan raya Mojokerto-Jombang, di perempatan Trowulan, membelok ke timur, melewati Kolam Segaran dan Candi Bajangratu yang terletak di sebelah kiri jalan. Candi Tikus juga terletak di sisi kiri jalan, yaitu 600 meter dari Candi Bajangratu. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Candi Tikus yang semula telah terkubur dalam tanah ditemukan kembali pada tahun 1914 silam. Penggalian situs dilakukan berdasarkan laporan bupati Mojokerto, R.A.A. Kromojoyo Adinegoro, tentang ditemukannya miniatur candi di sebuah pekuburan rakyat. Pemugaran secara menyeluruh dilakukan pada tahun 1984 sampai dengan 1985.

Sebetulnya, nama ‘Tikus’ hanyalah sebagai sebutan yang digunakan masyarakat setempat. Konon tatkala ditemukan, tempat candi tersebut berada merupakan sarang tikus. Belum didapatkan sumber informasi tertulis yang menerangkan secara jelas tentang kapan, untuk apa, dan oleh siapa Candi Tikus dibangun. Namun dengan adanya miniatur menara diperkirakan candi ini dibangun antara abad ke-13 hingga ke-14 Masehi, karena miniatur menara merupakan ciri arsitektur dimasa itu. Bentuk Candi Tikus yang mirip sebuah petirtaan mengundang perdebatan di kalangan pakar sejarah dan arkeologi mengenai fungsinya. Sebagian pakar berpendapat bahwa candi ini merupakan petirtaan, tempat mandi keluarga raja, namun sebagian pakar lagi ada yang berpendapat kalau bangunan tersebut adalah tempat penampungan dan penyaluran air untuk keperluan penduduk Trowulan. Akan tetapi, menaranya yang berbentuk meru menimbulkan dugaan bahwa bangunan candi ini dulunya juga berfungsi sebagai tempat pemujaan.

2. Candi Brahu
Candi Brahu merupakan salah satu candi yang terletak di dalam kawasan situs arkeologi Trowulan, bekas ibu kota Majapahit. Tepatnya, candi ini terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, atau dua kilometer ke arah utara dari jalan raya Mojokerto-Jombang. Nama candi ini, yaitu 'brahu', diduga berasal dari kata wanaru atau warahu. Nama ini didapat dari sebutan sebuah bangunan suci yang disebut dalam Prasasti Alasantan. Prasasti tersebut ditemukan tak jauh dari Candi Brahu. Candi Brahu dibangun dengan batu bata merah, menghadap ke arah barat dan berukuran panjang 22,5 meter, dengan lebar 18 meter, dan tingginya mencapai 20 meter. Candi Brahu dibangun dengan gaya dan kultur Budha. Menurut Wikipedia, candi ini diperkirakan didirikan pada abad ke-15 Masehi, meskipun masih terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini. Pasalnya, ada yang mengatakan kalau candi ini berumur jauh lebih tua daripada candi-candi lain di areal Trowulan. Dalam prasasti yang ditulis Mpu Sendok bertanggal 9 September 939 (861 Saka), Candi Brahu disebut sebagai tempat pembakaran (krematorium) jenazah raja-raja. Akan tetapi, dalam penelitian tak ada satu pakar pun yang berhasil menemukan bekas abu mayat dalam bilik candi. Hal ini diverifikasi setelah dilakukan pemugaran candi pada tahun 1990 hingga 1995 silam.

3. Candi Sukuh
Candi Sukuh merupakan sebuah kompleks candi agama Hindu yang secara administrasi terletak di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, eks Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Diperkirakan berjarak kurang lebih 20 kilometer dari kota Karanganyar dan 36 kilometer dari Surakarta. Menurut Wikipedia, candi ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya obyek pemujaan lingga dan yoni. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim. Candi Sukuh telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995. Situs candi Sukuh pertama kali ditemukan pada masa pemerintahan Britania Raya di tanah Jawa pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta. Kala itu, Johnson ditugaskan oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data-data guna menulis bukunya The History of Java. Kemudian setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, pada tahun 1842, Van der Vlis, arkeolog Belanda, melakukan penelitian. Pemugaran pertama dimulai pada tahun 1928. Lokasi candi Sukuh terletak di lereng kaki Gunung Lawu pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter di atas permukaan laut.

4. Candi Surawana
Candi Surawana atau Surowono, adalah candi Hindu yang terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yaitu 25 kilometer arah timur laut dari Kota Kediri. Wikipedia melaporkan, candi yang nama sebenarnya adalah Wishnubhawanapura ini diperkirakan dibangun pada abad 14 untuk memuliakan Bhre Wengker, seorang raja dari Kerajaan Wengker yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Raja Wengker ini mangkat pada tahun 1388 Masehi. Dalam Negarakertagama diceritakan bahwa pada tahun 1361 Raja Hayam Wuruk dari Majapahit pernah berkunjung bahkan menginap di Candi Surawana. Namun saat ini, keadaan Candi Surawana sudah tidak utuh. Hanya bagian dasar yang telah direkonstruksi. Ukuran Candi Surawana tidak terlalu besar, hanya berukuran 8 x 8 meter persegi. Candi yang seluruhnya dibangun menggunakan batu andesit ini merupakan candi Siwa. Saat ini seluruh tubuh dan atap candi telah hancur tak bersisa. Hanya kaki candi setinggi 3 meter yang masih tegak di tempatnya. Untuk naik ke selasar di atas kaki candi terdapat tangga sempit yang terletak di sisi Barat. Berdasarkan letak tangga, dapat diambil disimpulkan bahwa candi ini menghadap ke Barat.

5. Candi Wringin Branjang
Candi Wringin Branjang merupakan salah satu diantara banyak candi peninggalan Majapahit. Candi ini terletak di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan informasi kami himpun dari Wikipedia, candi ini letaknya masih satu kompleks dengan Situs Gadungan, jaraknya yaitu 100 meter di sebelah barat Situs Gadungan I. Candi yang terbuat dari batu andesit ini memiliki bentuk yang sangat sederhana. Struktur bangunannya tidak memiliki kaki candi, tetapi hanya mempunyai tubuh dan atap candi saja, dengan ukuran panjang 400 cm, lebar 300 cm dan tingginya 500 cm. Sedangkan pintu masuknya berukuran lebar 100 cm, tingginya 200 cm dan menghadap ke arah selatan. Pada bagian dinding tidak terdapat relief atau hiasan lainnya, tetapi dinding-dinding ini memiliki lubang ventilasi yang sederhana. Bentuk atap candi menyerupai atap rumah biasa, dan diduga bangunan candi ini merupakan tempat penyimpanan alat-alat upacara dari zaman Kerajaan Majapahit yakni pada abad ke 15 Masehi.

6. Candi Pari
Candi Pari adalah sebuah peninggalan Masa Klasik Indonesia yang terletak di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Lokasi tersebut berada 2 kilometer ke arah barat laut pusat semburan lumpur PT Lapindo Brantas. Menurut Wikipedia, candi ini merupakan suatu bangunan persegi empat dari batu bata, menghadap ke barat dengan ambang serta tutup gerbang dari batu andesit. Dahulu, di atas gerbang ada batu dengan angka tahun 1293 Saka = 1371 Masehi. Merupakan peninggalan zaman Majapahit pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk 1350-1389 Masehi. Menurut Laporan J. Knebel dalam “Rapporten Van De Comissie In Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek Op Java en Madoera” 1905-1906. Sebetulnya, Candi Pari dan Candi Sumur dibangun untuk mengenang tempat hilangnya seorang sahabat atau adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya. Berdasarkan arsitekturnya, Candi Pari memiliki perbedaan dengan candi-candi lain di Jawa Timur.

7. Gapura Wringin Lawang
Gapura Wringin Lawang merupakan sebuah gapura peninggalan kerajaan Majapahit pada abad ke-14 yang berada di Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Keberadaan bangunan ini tak jauh ke arah selatan dari jalan utama di Jatipasar. Dalam bahasa Jawa, Wringin Lawang berarti 'Pintu Beringin'. Gapura agung ini terbuat dari bahan bata merah dengan luas dasar 13 x 11 meter dan tinggi 15,5 meter. Diperkirakan dibangun pada abad ke-14. Gerbang ini lazim disebut bergaya candi bentar atau tipe gerbang terbelah. Diperkirakan, gaya arsitektur seperti ini diduga muncul pada era Majapahit dan saat ini banyak ditemukan dalam arsitektur Bali. Kebanyakan sejarawan sepakat bahwa gapura ini adalah pintu masuk menuju kompleks bangunan penting di ibu kota Majapahit. Dugaan mengenai fungsi asli bangunan ini mengundang banyak spekulasi, salah satu yang paling populer adalah gerbang ini diduga menjadi pintu masuk ke kediaman Mahapatih Gajah Mada.

8. Gapura Bajang Ratu
Gapura Bajang Ratu atau yang dikenal dengan nama Candi Bajang Ratu merupakan sebuah gapura atau candi peninggalan Majapahit yang berada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Diperkirakan, bangunan ini dibangun pada abad ke-14 dan merupakan salah satu gapura terbesar pada zaman keemasan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi atau gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalam Negarakertagama disebut "kembali ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (tahun 1328 Masehi). Tapi sebenarnya sebelum Jayanegara wafat, menurut Wikipedia, candi ini dipergunakan sebagai pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung dengan adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan dan hingga saat ini di daerah Trowulan sudah menjadi suatu kebudayaan jika melayat orang meninggal diwajibkan untuk lewat dari pintu belakang.

9. Candi Cetho
Candi Ceto merupakan candi bercorak agama Hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era Majapahit yaitu pada abad ke-15 Masehi. Lokasi candi berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 meter di atas permukaan laut, dan secara administratif berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Kompleks candi digunakan oleh penduduk setempat dan juga peziarah yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan. Selain itu, candi ini juga merupakan tempat pertapaan bagi kalangan penganut kepercayaan asli Jawa atau Kejawen. Laporan ilmiah pertama mengenainya dibuat oleh Van de Vlies pada 1842. A.J. Bernet Kempers juga melakukan penelitian mengenainya. Penggalian untuk kepentingan rekonstruksi dilakukan pertama kali pada tahun 1928 oleh Dinas Purbakala Hindia Belanda. Menurut Wikipedia, berdasarkan keadaannya ketika reruntuhannya mulai diteliti, candi ini berumur tidak jauh berbeda dengan Candi Sukuh.

10. Candi Jabung
Candi Jabung merupakan salah satu candi hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Candi hindu ini berada di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Menurut keagamaan, Agama Budha dalam kitab Nagarakertagama Candi Jabung di sebutkan dengan nama Bajrajinaparamitapura. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Pada kitab Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja. Mengenai arsitektur bangunannya, candi ini hampir serupa dengan Candi Bahal yang ada di Bahal, Sumatera Utara.
Read More

10.14.2014

10 Burung Endemik di Pulau Sulawesi

Burung atau unggas adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat 8.800 sampai 10.200 spesies burung di seluruh dunia, 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves.
10 Burung Endemik di Pulau Sulawesi
Maleo Senkawor
Sulawesi adalah sebuah pulau dalam wilayah Indonesia yang terletak di antara Pulau Kalimantan di sebelah barat dan Kepulauan Maluku di sebelah timur. Pulau Sulawesi atau dikenal juga dengan nama Celebes Island memiliki aneka ragam satwa langka yang jarang atau bahkan tidak bisa ditemukan di tempat lain, terutama yang populasi endemiknya berada di Pulau Sulawesi. Beberapa burung langka dan endemik di pulau Sulawesi ini bahkan statusnya sudah dianggap punah, namun beruntung akhirnya ditemukan kembali.

1. Maleo
Maleo Senkawor atau Maleo, yang dalam nama ilmiahnya Macrocephalon maleo adalah sejenis burung gosong berukuran sedang, dengan panjang 55 sentimeter, dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. Burung Maleo adalah termasuk satwa burung langka yang dilindungi pemerintah Indonesia, yang populasi endemiknya hanya ditemukan di hutan tropis pulau Sulawesi, terutama di Sulawesi Tengah, lebih khusus lagi yakni Kabupaten Banggai dan Kabupaten Sigi. Berdasarkan dari tingkat susutnya habitat hutan yang terus berlanjut, tingkat kematian anak burung yang tinggi, populasi yang terus menyusut serta daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas, Burung Maleo dikategorikan sebagai terancam punah di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendice I. Maleo adalah monogami spesies, dan makanan utamanya adalah aneka biji-bijian, buah, semut, kumbang serta berbagai jenis hewan kecil.

Ciri-ciri dari burung Maleo adalah berukuran sedang, panjang 55 sentimeter. Bulu berwarna hitam, kulit area mata berwarna kuning, iris mata merah kecoklatan, kaki abu-abu, paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam. Ciri Maleo Jantan dan betina serupa. Namun, maleo betina berukuran lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung maleo jantan. Hal yang unik dari burung Maleo adalah, ukuran telurnya yang besar 11 sentimeter (8 kali lebih besar dari ukuran telur ayam), dan memiliki berat 240 gram hingga 270 gram perbutir. Anak burung Maleo sudah bisa terbang saat baru menetas dari telurnya. Burung Maleo berkembang biak dengan cara mengeram telut-telurnya dalam timbunan pasir, umumnya sering ditemui di sepanjang pesisir pantai Tanjung Matop, Tolitoli, Sulawesi Tengah.

2. Anis-bentet Sangihe
Anis-bentet sangihe (Colluricincla sanghirensis) adalah spesies burung dari keluarga Colluricinclidae. Ini merupakan burung endemik Indonesia. Habitat burung ini di kawasan Hutan pegunungan dengan iklim subtropik atau tropis lembap. Hewan ini termasuk hewan yang terancam, karena kehilangan habitat. Dalam Bahasa Inggris burung ini disebut dengan nama Sangihe Shrike-thrush. Mereka adalah burung endemik Sulawesi, atau hanya bisa ditemukan di habitat aslinya di Pulau Sulawesi, Indonesia, tepatnya di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara. Habitat populasi burung ini sudah menurun dalam cakupan dan kualitas populasi semakin kecil dan terus berkurang jumlahnya.

Karena situasi populasi yang mengkhawatirkan itu, maka burung ini diklasifikasikan sebagai sangat terancam punah. Ciri-ciri burung ini adalah, ukurannya 17 cm, warna Coklat Olive pada bagian atas, coklat tua pada bagian bahu dan bawah punggung. Pada bagian bawahnya lagi coklat pucat dan kaki hitam. Coklat zaitun pada area kuning tenggorokan. Suaranya keras, nadanya seperti lagu dengan banyak pengulangan dan lembut, bunyinya kedengaran seperti Chweep…chweep..chweep. Populasinya mungkin akan sangat rendah jumlahnya (kurang dari 100 burung) mengingat daerah kecil habitat yang tersisa, dan kebanyakan dijumpai di Gunung Sahendaruman dan Gunung Sahengbalira.

3. Gagak Banggai
Gagak Banggai (Corvus Unicolor) atau Banggai Crow adalah burung endemik Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah yang sangat langka dan termasuk dalam daftar 18 burung paling langka di Indonesia dengan status Critically Endangered (kritis), bahkan pernah dianggap sudah punah. Burung langka ini ditemukan kembali pada survei di Pulau Peleng pada 2007/2008. Selama lebih dari satu abad gagak Banggai hanya ditemukan dua spesies yang ada di sebuah pulau tidak dikenal di kepulauan Banggai antara 1884 - 1885. Burung ini tetap menjadi teka-teki untuk waktu yang lama.

Terdaftar sebagai spesies rentan pada 1994 pada IUCN Red List, kemudian burung ini berstatus sebagai rentan pada 2000. Dan pada 2006, gagak ini lebih lanjut terdaftar sebagai satwa mungkin punah. Untung hal ini tidak benar dan statusnya diganti lagi menjadi kritis pada 2007 Red List. Populasi habitatnya adalah hutan dengan ketinggian hingga 900 meter dari permukaan laut (dpl). Burung ini diketahui dari dua spesimen yang ditemukan antara tahun 1884-1885 dari salah satu pulau di kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah.

Setelah penemuan itu Gagak Banggai tidak pernah lagi dijumpai hingga pada tahun 2008 seorang ornitologis (ahli burung) Indonesia yang bernama Muhammad Indrawan berhasil memotret dan mendapatkan foto dua spesies Gagak Banggai di pulau Peleng, pulau dengan luas 2.340 kilometer persegi, salah satu pulau di kepulauan Banggai. Populasinya diperkirakan hanya berkisar antara 30-200 ekor. Ciri-cirinya adalah ukuran panjang tubuh 39 cm dan bulunya yang hitam. Iris mata berwarna lebih gelap dibandingkan gagak hutan, ekornya juga lebih pendek dibandingkan ekor gagak hutan. Suaranya tinggi dengan nada yang lebih cepat bila dibandingkan suara gagak hutan. Biasanya gagak ini dianggap sebagai subspesies dari Corvus enca, namun bulunya yang hitam legam menyerupai gagak Piping.

4. Elang Bondol
Elang bondol (Haliastur Indus) adalah spesies dari genus Haliastur. Burung Elang Bondol berukuran sedang (45 cm), berwarna putih dan coklat pirang. Populasi habitat burung ini selain di Sulawesi, juga tersebar di seluruh Indonesia, kecuali di Jawa dan Bali jarang ditemui. Populasi habitatnya di wilayah pantai dan kepulauan di daerah tropis. Juga masih dapat ditemukan di lahan basah dan hutan dataran rendah sampai ketinggian 2000 meter di pedalaman yang jauh dari pantai.

Ciri-cirinya berukuran sedang 45 sentimeter, berwarna putih dan coklat pirang. Elang bondol dewasa memiliki warna kepala, leher, dan dada putih, sementara sayap, punggung, ekor, dan perut coklat terang, kontras dengan bulu utama yang hitam. Elang bondol remaja, tubuh kecoklatan dengan coretan pada dada. Warna berubah menjadi putih keabu-abuan pada tahun kedua, dan mencapai bulu dewasa sepenuhnya pada tahun ketiga. Ujung ekor bundar. Iris coklat, paruh dan sera abu-abu kehijauan, kaki dan tungkai kuning suram. Ketika dewasa, karakter tubuhnya adalah, kepala, leher, dada putih. Sayap, punggung, ekor, dan perut coklat terang.

Makanan utama burung elang bondol bervariasi, diantaranya mereka memakan kepiting, udang, dan ikan, memangsa burung, anak ayam, serangga, dan mamalia kecil. Mereka berkembang biak dengan cara bertelur 2 - 4 butir, dan dierami selama 28 - 35 hari dengan membuat sarang dari susunan patahan batang, ranting, rumput, daun dan sampah, di atas bangunan atau cabang pohon yang tersembunyi dengan ketinggian 6 - 50 meter dari permukaan tanah. Bila bersarang di hutan mangrove, ketinggian sarang hanya 2 - 8 meter. Anak burung Elang Bondol mulai belajar terbang dan meninggalkan sarang umur 40 - 56 hari dan menjadi dewasa hidup mandiri dua bulan kemudian.

5. Kakatua-kecil Jambul-kuning
Burung Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua Sulphurea) adalah burung yang tersebar di Sulawesi, berukuran sedang dari marga cacatua, dengan ukuran panjang 35 sentimeter. Ciri-cirinya adalah hampir semua bulunya berwarna putih, dan terdapat jambul berwarna kuning yang dapat ditegakkan di kepalanya. Paruhnya berwarna hitam, kulit di area matanya berwarna kebiruan dan kakinya berwarna abu-abu. Bulu sayap dan ekornya juga berwarna kuning. Daerah sebaran kakatua jenis ini adalah Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Bali, dan Timor, di tempat yang masih terdapat hutan-hutan primer dan subordinat.

Pakan unggas cerdas ini terdiri dari biji-bijian, kacang, dan aneka buah-buahan. Burung betina menetaskan antara dua sampai tiga telur dalam sarangnya di lubang pohon. Mereka bersarang dan bertelur di lubang-lubang pohon hutan primer atau subordinat, dengan jumlah telur dua sampai tiga butir. Selain di Sulawesi, burung ini juga ditemukan di di kepulauan Sunda Kecil, Bali, Timor Barat dan Negara Timor Leste, dimana terdapat hutan-hutan primer dan subordinat. Makanan utamanya adalah biji-bijian, kacang dan aneka buah-buahan.

6. Burung-madu Sangihe
Burung Madu Sangihe (Aethopyga Duyvenbodei) atau Sanghir Sunbird (Elegant Sunbird). merupakan satwa burung langka endemik Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Burung ini termasuk satu diantara burung langka Indonesia yang berstatus endangered (terancam punah), dan karena persebarannya yang terbatas di Kepulauan Sangihe dan beberapa pulau disekitarnya, burung pemakan madu ini pernah dianggap sebagai burung paling langka di kawasan Wallacea (Indonesia bagian tengah). Burung ini sulit terlihat, terutama saat memakan madu di tajuk pohon yang tinggi. Karena daerah sebaran burung ini yang terbatas dan jumlah populasinya yang semakin menurun, maka IUCN Redlist menetapkan Burung-Madu Sangihe dalam status konservasi endangered (terancam punah). Oleh Pemerintah Indonesia, burung ini juga termasuk dalam burung yang dilindungi oleh undang-undang.

Ciri-ciri burung berukuran kecil 12 sentimeter. Burung jantan memiliki bulu bagian kepala atas berwarna hijau metalik dan biru, area telinga berwarna ungu kebiruan, sedangkan bagian punggung berwarna kekuningan, tunggir dan tenggorokan kuning. Burung betina bagian atasnya berwarna zaitun kekuningan, sedangkan bagian tunggir, tenggorokan, dan bagian bawah berwarna kuning. Paruhnya relatif panjang dan melengkung. Ukurannya yang kecil dan gerakannya gesit sehingga terkadang sulit diamati. Kadang-kadang, burung ini ditemukan dalam kelompok-kelompok kecil. Mereka mencari makan sambil bergerombol dengan burung burung kecil lainnya. Suara burung ini belum terdiskripsikan dengan pasti tapi cenderung tinggi. Makanan utamanya adalah madu, namun selain madu burung ini juga makan serangga dan laba-laba. Habitat burung madu Sangihe adalah hutan dan kebun. Tepatnya, habitat burung ini adalah hutan primer dan tepi hutan.

7. Kacamata Sangihe
Ini adalah spesies burung dari keluarga burung kacamata. Dulu, burung ini dianggap sebagai bagian dari spesies Zosterops atrifrons (Kacamata dahi-hitam). Mereka merupakan hewan endemik Kepulauan Sangihe, Indonesia. Burung Kacamata Sangihe merupakan salah satu dari 22 jenis burung kacamata (pleci) yang terdapat di Indonesia. Burung dengan nama ilmiah Zosterops nehrkorni atau Sangihe White Eye adalah satwa burung langka endemik Pulau Sangihe - Sulawesi Utara, yang dikategorikan terancam punah oleh IUCN Redlist dengan status konservasi ‘ktitis’ (Critically Endangered), yaitu status tingkat keterancaman populasi kepunahan tertinggi, karena diperkirakan jumlah populasi burung ini kurang dari 50 ekor burung.

Ciri-ciri burung endemik sangihe yang langka dan terancam punah ini berukuran kecil 12 sentimeter. Berwarna hijau zaitun pada bagian atas tubuh, dengan tunggir warna kuning-hijau mencolok. Paruh dan kaki berwarna jingga kepucatan. Ekor berwarna hijau-hitam gelap. Dahi berwarna hitam. lingkar mata berwarna putih agak lebar. Pipi, tenggorokan dan penutup ekor bawah berwarna kuning cerah. bagian bawah lainnya berwarna putih-mutiara dengan sisi tubuh abu-abu. Burung ini memiliki suara siulan tipis dan halus dengan nada irama yang cepat. Makanan utama adalah serangga dan aneka buah. Habitat mereka di kawasan Hutan pegunungan dengan iklim subtropik atau tropis lembap. Burung langka ini sering beraktifitas dibagian tengah dan atas kanopi hutan pada hutan primer di daerah perbukitan.

8. Julang Sulawesi
Julang sulawesi (Aceros cassidix) adalah spesies burung rangkong dalam famili Bucerotidae. Burung ini endemik di Sulawesi. Di daerah Minahasa. burung ini dikenal dengan nama Burung Taong. Dalam bahasa Inggris disebut Horbbill, di Indonesia dikenal juga sebagai Julang, Enggang, dan Kangkareng. Burung Rangkong atau Enggang, tergolong jenis burung di lindungi oleh undang-undang. Burung ini terdiri dari 57 spesies yang tersebar di Benua Asia dan Benua Afrika, 14 jenis di antaranya terdapat di Negara Indonesia, dan 3 jenis adalah termasuk Burung endemik Indonesia, atau hanya hidup di habitatnya di Indonesia.

Dari ketiga jenis burung Rangkong endemic Indonesia tersebut, dua jenis merupakan Rangkong endemic Sulawesi, yaitu (pertama) Rangkong Sulawesi atau Julang Sulawesi Ekor Hitam (Rhyticeros Cassidix), biasa juga disebut Rangkong Buton, Burung Taon atau Burung Allo.(kedua) Julang Sulawesi Ekor Putih atau Kangkareng Sulawesi (Penelopides exarhatus). Ciri-cirinya Burung Rangkong adalah , memiliki ciri khas berupa paruh yang sangat besar menyerupai tanduk, makanya disebut marga "Bucerotidae" (bahasa Yunani) yang artinya adalah "Tanduk Sapi". Dimensi ukuran tubuh Rangkong Indonesia 40 - 150 sentimeter, dengan rberat mencapai 3.6 Kilogram. Warna bulu Rangkong jenis ini umumnya didominasi oleh warna hitam (bagian badan) dan putih pada bagian ekor.

Sedangkan warna bagian leher dan kepala cukup bervariasi, kemudian suara dari kepakan sayap dan suara "calling", seperti yang dimiliki Rangkong Gading (Buceros vigil) dengan "calling" seperti orang tertawa terbahak-bahak dan dapat terdengar hingga radius 3 kilometer. Makanan utamanya adalah buah-buahan dan binatang kecil seperti kadal, kelelawar, tikus, ular serta berbagai jenis serangga. Penyebaran Burung Rangkong tmulai dari daerah sub-sahara Afrika, India, Asia Tenggara, New Guinea dan Kepulauan Solomon Sebagian besar hidup di hutan hujan tropis. Julang sulawesi menghuni hutan primer dan hutan rawa. Spesies rangkong ini banyak ditemukan di daerah hutan dataran rendah dan perbukitan (0 - 1000 mdpl). Terkadang ditemukan di hutan subordinat yang tinggi dan petak hutan yang tersisa dengan lahan pertanian yang luas. Terkadang pula mengunjungi hutan bakau di tepi pantai.

9. Taktarau Iblis
Taktarau iblis (Eurostopodus diabolicus) adalah spesies burung cabak dalam famili Caprimulgidae. Burung ini endemik di Pulau Sulawesi dan termasuk burung langka karena sulit dijumpai. Burung ini kesannya misterius, mungkin karena sangat sulit dijumpai, karena burung ini suka hidup berisitrahat di lumut dan daun paku yang lebat, sehingga sulit ditemukan, meskipun pada siang hari. Bahkan burung ini juga aktif mencari makan pada malam hari dan memiliki kemampuan menyamarkan diri dengan lingkungannya. Burung endemik Sulawesi ini berada dalam daftar hewan yang terancam punah dengan status rentan (vulnerable)oleh IUCN Red List of Threatened Species. Masyarakat lokal lembah Napu di kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah menyebut burung ini Toroku yang berarti Pencabut Mata. Sedangkan dalam bahasa Inggris namanya adalah Eared Nightjar, Heinrich’s Nightjar dan Satanic Eared Nightjar (Setan Malam Bertelinga) . Dan nama ilmiahnya adalah Eurostopodos Diabolicus, yang bermakna Kejam.

Burung ini pertama kali diketahui secara ilmiah pada tahun 1931 di kaki Gunung Klabat, daerah Semenanjung Minahasa Sulawesi Utara. Kemudian setelah puluhan tahun tidak dijumpai, ditemukan lagi pada tahun 1993 dan kemudian 1996 di Sulawesi Tengah, tepatnya di kawasan Taman Nasional Lore Lindu, dan kembali terlihat di Minahasa tahun 2000. Terakhir teridentifikasi di Tinombala tahun 2002. Ciri-ciri burung unik dan langka ini adalah, ukurannya kurang lebih 27 sentimeter, tampilan gelap, dengan pita tenggorokan merah karat pucat. Tanda bintik putih yang tidak menyolok terdapat pad bulu primer ke empat (dihitung dari sayap luar). Di ekornya tidak terdapat warna putih. Makanan utamanya adalah serangga, diperoleh dengan cara menyergap secara mendadak dari tanah atau dari tempat-tempat tinggi yang tersembunyi, atau sebaliknya dengan sabar menanti sambil menunggu waktu yang tepat sambil terbang ringan melayang melewati kawasan hutan dan lahan terbuka, cermat mengawasi calon korban yang sedang lengah.

10. Jalak Tunggir Merah
Burung Jalak Tunggir Merah (Scissirostrum dubium) juga dikenal sebagai Myna Grosbeak, Grosbeak Starling, atau Scissor-billed Starling, adalah spesies jalak dalam keluarga Sturnidae. Ini adalah monotypic dalam Scissirostrum genus. Populasi habitat asli burung adalah endemik Pulau Sulawesi, Indonesia. Habitat alami adalah tropis dataran rendah, dan pegunungan kadang-kadang subtropis, kawasan hutan dan lahan basah berhutan ringan. Spesies ini bersarang di koloni dengan jumlah yang kadang mencapai ratusan. Mereka membuat sarang di batang pohon mati. Makanan utamanya adalah buah, serangga, dan biji-bijian. Daerah sebaran burung ini adalah di Sulawesi termasuk Bangka, Lembeh, Butung, Togian Apakah., Peling Apakah, dan. Banggai. Adapun keunikannya, Jalak tunggir merah atau lebih popular dengan sebutan rio-rio, memiliki kemampuan meniru suara burung lain dengan sangat baik.
Read More

9.14.2014

Aneka Ragam Makanan Sehat Pencerah Kulit

Setiap orang pasti ingin kulitnya tampak putih dan bersih. Untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah. Namun tahukah anda, ada beberapa jenis makanan yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit secara alami.
Beras_Merah
Beras Merah
Perlu untuk diketahui bahwa kesehatan kulit berawal dari dalam tubuh. Dengan nutrisi yang baik, kulit jadi sehat dan otomatis terlihat lebih cerah. Lantas, makanan apa saja yang wajib dikonsumsi supaya kulit tak lagi gelap dan kusam? Berikut ini tujuh jenis makanan yang berguna untuk mencerahkan kulit.

1. Minyak zaitun
Ini adalah minyak yang didapat dari buah zaitun, pohon tradisional dari basin Mediterania. Selain digunakan untuk memasak, kosmetik, obat herbal, sabun, dan bahan bakar untuk lampu minyak, minyak zaitun sangat berkhasiat untuk mencerahkan kulit. Salad buah dan sayuran yang diperciki minyak zaitun sebagai penyedap adalah cara terbaik untuk mendapatkan manfaatnya. Karena minyak ini mengandung asam lemak esensial yang berguna untuk menyehatkan dan mencerahkan kulit secara alami.

2. Jeruk
Jeruk atau limau ialah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae. Semua jenis buah jeruk, termasuk jeruk bali, merupakan sumber vitamin C yang memiliki banyak manfaat untuk kulit. Vitamin C berguna untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastin dalam tubuh kita, yang berfungsi untuk mengurangi kerutan dan menghambat penuaan kulit. Selain itu, vitamin ini juga dipercaya dapat memperlambat produksi melanin, pigmen yang membuat kulit terlihat lebih gelap. Selain jeruk, tomat juga merupakan buah yang kaya vitamin C.

3. Gandum
Gandum merupakan kelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu, dan pakan ternak. Gandum bisa didapat dalam bentuk sereal maupun roti. Kandungan nutrisi penting untuk kulit yang terdapat pada gandum adalah biotin. Senyawa ini berfungsi membantu sel tubuh untuk memproses lemak. Kekurangan biotin dapat menyebabkan kulit kering dan terlihat kusam.

4. Sayuran berwarna merah dan hijau
Bayam, wortel, brokoli, dan lainnya mengandung banyak beta-carotene yang berfungsi sebagai antioksidan untuk kulit. Selain mencegah kerusakan sel, beta-carotene juga akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang berguna untuk memerangi jerawa, memproduksi sel kulit baru, dan membuat warna kulit terlihat cerah dan muda. Akan lebih baik jika vitamin A kita dapatkan langsung dari makanan dan bukan dari suplemen vitamin, karena kelebihan vitamin A justru dapat mengganggu kesehatan kita.

5. Alpukat
Tumbuhan yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah ini adalah sumber vitamin E. Alpukan sangat berguna untuk menghambat penuaan dan membersihkan kulit dari segala noda seperti bekas jerawat, flek hitam, dan masalah lain. Selain itu, mengkonsumsi alpukat secara teratur juga akan mencegah kulit menjadi kendur seiring bertambahnya usia.

6. Ikan
Anggota vertebrata poikilotermik yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam. Makhluk air ini kaya akan asam lemak Omega-3 yang merupakan resep utama untuk kulit yang cerah cemerlang. Selain itu, mengkonsumsi sarden, tuna, atau salmon yang kaya protein dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan polusi. Protein yang terkandung di dalamnya membantu reproduksi sel dan membuat kulit terlihat bercahaya.

7. Beras merah
Beras merah adalah beras yang belum melalui proses penggilingan atau pengelupasan kulit seutuhnya, sehingga lapisan kulit yang menyelimuti biji masih ada. Lapisan kulit inilah yang mengandung nutrisi dan serat yang penting bagi tubuh. Ketika kekurangan energi, beras merah merupakan yang terbaik untuk dimakan. Sebab beras merah bisa membuat Anda merasa lebih kenyang dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sejumlah nutrisi yang terdapat pada beras merah yaitu magnesium, protein, vitamin B kompleks dan antioksidan. Semua nutrisi ini sangat bermanfaat untuk menjaga kulit halus dan bebas noda.
Read More

8.23.2014

Manfaat Sehat Jambu Air yang Perlu untuk Diketahui

Jambu air adalah tumbuhan dalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Jambu air sebetulnya berbeda dengan jambu semarang. Namun, pohon dan buah jambu air (Syzygium aqueum) tidak banyak berbeda dengan jambu semarang, beberapa kultivarnya bahkan sukar dibedakan, sehingga kedua-duanya kerap dinamai dengan nama umum jambu air atau jambu saja. Menurut Wikipedia, nama-nama lain jambu air adalah jambu ayer mawar (Malaysia), jambu aie (Minangkabau), jambu cai (Sunda), jambu wer (Jawa), jhambhu wir (Madura), nyambu er (Bali), kumpas, kumpasa, kombas, kembes (Sulut), jambu jene, jambu salo (Sulsel), jambu waelo, kuputol waelo, lutune waele, kopo olo (Pulau Seram dan sekitarnya), dan lain-lain. Di Indonesia, jambu air juga disebut jambu kancing. 
Manfaat Sehat Jambu Air yang Perlu untuk Diketahui
Buah Jambu Air
Di negara-negara lain, jambu ini dikenal sebagai machom phupa atau chomphu pa (Thailand), tambis (Filipina), bell fruit, water apple (Inggris) dan lain-lain. Asal usul pohon buah ini tidak diketahui dengan pasti, namun diperkirakan dari wilayah Asia Tenggara. Sejak dahulu tanaman ini telah dipelihara sebagai pohon buah-buahan di kawasan ini, mulai dari wilayah Indocina hingga ke bagian timur Nusantara. Pohon ini banyak tumbuh di Indonesia, selain bisa dimakan langsung, buah ini lebih sering di rujak atau dibuat asinan. Selain rasanya yang manis, ada pula yang rasanya manis asam, warnanya berkisar antara merah muda dan merah tua. Selain itu, buah jambu air juga dapat menghilangkan rasa haus dan lapar.

Jambu air mengandung protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, kalium, seng, tembaga, mangan, thiamin, iboflavin, niacin, Vitamin A dan C. Kandungan gizi lain seperti asam sitrat dan asam sulfurik. Berikut ini ada beberapa manfaat ajaib jambu air bagi kesehatan tubuh.

1. Menyehatkan tulang
Jambu air kaya akan kalium 123mg/100gr. Senyawa ini sangat berkaitan dengan kesehatan tulang. Rutin mengkonsumsi jambu air dapat membantu untuk menyehatkan tulang dan mencegah osteoporosis.

2. Mencerdaskan otak
Jambu air sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak yang sehat. Senyawa kalium pada buah jambu air juga berfungsi untuk membawa oksigen ke otak, agar mendapat makanan yang cukup. Selain itu, kalium yang terdapat pada buah jambu air juga berperan mengirimkan neurotransmitter di otak agar dapat mengirim sinyal kepada saraf. Jadi, kalium sangat penting supaya saraf kita bisa sehat, sehingga bisa bekerja dengan normal.

3. Menyehatkan ginjal
Kalium pada buah jambu air berfungsi sebagai agen untuk menjaga kalsium, agar tidak membentuk batu pada ginjal. Ginjal akan menyaring kalium dan mengeluarkannya melalui urine. Jadi, bisa dikatakan jambu air sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan ginjal.

4. Menurunkan tekanan darah tinggi
Asupan kalium sangat berpengaruh terhadap tekanan darah. Jambu air yang kaya akan kalium bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi jika penderita tidak mendapatkan cukup mineral ini.

5. Mencegah stroke
Rutin mengkonsumsi jambu air, akan berisiko lebih rendah terkena stroke. Sebab buah ini memiliki senyawa kalium yang cukup tinggi.

6. Mencegah diabetes
Selain bermanfaat untuk mencegah stroke, jambu air juga berkhasiat untuk mencegah dan mengatasi penyakit diabetes. Anda bisa memanfaatkan biji jambu air, karena biji jambu ini memiliki glukosa yang disebut jamboline. Bijinya dapat dikeringkan dan dihaluskan menggunakan blender. Bubuk ini dapat ditambahkan dengan air dan diminum tiga sampai empat kali sehari.

7. Menjaga kesehatan mata
Jambu air juga bermanfaat untuk kesehatan mata, yaitu dapat melindungi dan menjaga mata dari berbagai dampak, seperti mata lelah akibat lama beraktivitas di depan layar komputer. Kandungan vitamin A pada jambu akan mengatasi semua masalah tersebut.

8. Mencegah dehidrasi
Sama seperti buah melon yang banyak mengandung air, jambu air memiliki banyak air di dalamnya. Ketika tubuh terasa haus, mengkonsumsi jambu air dapat membuat Anda bebas dari dehidrasi. Selain itu, serat yang ada pada jambu air juga akan membuat Anda kenyang, dan sangat baik bagi Anda yang sedang diet atau menurunkan berat badan.

9. Menyehatkan kulit
Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja, tetapi jambu air juga berkhasiat untuk kecantikan kulit. Jambu air mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk merawat dan meremajakan kulit.

10. Mencegah diare
Cara mencegah dan mengobati diare ternyata dapat dilakukan dengan jambu air. Anda bisa menggunakan ekstrak jambu air untuk mencegah datangnya diare.

Di beberapa negara di asia, bunga jambu air sering digunakan sebagai obat demam dan diare, karena bunga jambu air mengandung tanin, dan zat-zat fitokimia berupa asam oleanik, bsitosterol, dan desmethoxymatteucinol (zat antibiotik yang bisa melawan jamur penyebab penyakit, diantaranya Staphylococcus aureus, Mycobacterium smegmatis, dan Candida albicans.
Read More

8.02.2014

10 Pantai Spektakuler di Dunia

Pantai ialah sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir dan terletak di daerah pesisir laut. Daerah pantai menjadi batas antara daratan dan perairan laut. Panjang garis pantai ini diukur mengelilingi seluruh pantai yang merupakan daerah teritorial suatu negara. Menurut koreksi PBB tahun 2008, Indonesia merupakan negara yang memiliki pantai terpanjang keempat di dunia setelah Amerika Serikat (AS), Kanada dan Rusia. Panjang garis pantai Indonesia tercatat sebesar 95.181 kilometer. Pantai merupakan tujuan wisata alam bagi banyak keluarga. Pada umumnya pantai di anggap bisa membantu menghilangkan beban pikiran kita. Keindahan matahari, laut serta pasir yang menjadi daya tarik dari pantai. Baru-baru ini Lonely Planet's Travel With Children memuat sepuluh daftar pantai di dunia yang aman, nyaman dan ramah bagi anak-anak. Salah satunya yaitu pantai yang berada di Indonesia, Pantai Sanur. Penasaran 10 pantai terbaik lainnya? Berikut ini ada 10 pantai terindah dan spektakuler di dunia.

1. Aitutaki, Kepulauan Cook
Aitutaki Lagune
By Ciell (Karya sendiri) [CC-BY-SA-2.5], via Wikimedia Commons
Kepulauan Cook ialah sebuah negara kecil yang terletak di selatan samudera Pasifik. Negara ini menjalin asosiasi bebas dengan Selandia baru. Aitutaki merupakan salah satu pulau di kep. Cook, dengan penduduk sekitar 2.000 jiwa. Aitutaki terkenal dengan laguna tempat berkumpulnya penyu, pulau-pulau tak berpenghuni eksotis, dan pantai dengan tumbuhan palem. Tepi pantai dengan pasir yang lembut dan laut hijau kebiruan yang dipenuhi ikan tropis adalah keindahan pantai Aitutaki. Berenang serta berlayar juga bagian dari kegiatan di pantai ini. Selain itu, Aitutaki menawarkan beberapa wisata yang sangat baik, termasuk laguna, kapal charter untuk menjelajahi pulau-pulau tak berpenghuni, scuba diving dan memancing di laut. 

2. Sayulita, Meksiko
Sayulita nayarit mexico playa pintura
By Carlos E. Sáinz (Karya sendiri) [CC-BY-SA-2.5], via Wikimedia Commons
Sayulita ialah sebuah desa nelayan kecil di Meksiko yang begitu eksotis dengan keindahan alam dan keseharian penduduknya. Di pantai ini ombaknya nyaman, aman, juga dipenuhi keluarga dari Amerika Utara dan Eropa yang dapat membuat Anda merasa berada di rumah. Setiap sore, anak-anak baik lokal maupun asing akan berkumpul di pantai dekat alun-alun kota untuk makan es krim dan bermain. Selain itu, disini menyimpan banyak kejutan termasuk beberapa bangunan dengan penampilan yang menawan dan luar biasa. 

3. Cottesloe, Australia
Kayaking competition Cottesloe
By Kcdtsg (David) at en.wikipedia [Public domain], from Wikimedia Commons
Cottesloe berada di sebelah Utara Fremantle dan bagian Barat dari Perth, Australia. Pantai ini sangat indah dan aman bagi anak-anak untuk berenang. Cuacanya juga selalu sempurna. Disini matahari terbit dan terbenam dengan indah di pesisir Cottesloe Coast. Pantai ini adalah salah satu tempat terbaik untuk surfing di Kota Perth. Karena keindahan pantainya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik, juga mancanegara, khususnya dari kawasan Asia lainnya. Selain bisa menikmati surfing, wisatawan juga bisa berjogging di sepanjang taman di Cottesloe Coast. 

4. Noosa, Australia
Noosa beach2 Queensland Australia
By dicard (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Pantai Noosa telah direkomendasikan oleh banyak orang tua di kantor pusat Lonely Planet's sebagai tempat liburan yang indah untuk anak-anak. Pantai yang besar, lingkungan alam yang indah (Noosa National Park) dan dipenuhi anak-anak yang ramah merupakan ciri khas pantai ini. Daerah Noosa awalnya rumah bagi beberapa kelompok Aborigin. Ini terutama mencakup suku Undumbi di selatan, Dulingbara di utara, dan Kabi Kabi (atau Gabbi Gabbi) di barat. 

5. Tavira, Portugal
Praia do Barril
By Alexmol (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Tavira ialah nama sebuah kota di Portugal. Letaknya di bagian selatan. Tepatnya di Distrik Faro, region Algarve, Portugal. Di bagian Timur Pantai Selatan Portugis, di kota sunyi ini terdapat pantai terbaik yang belum dijinakkan. Hanya perlu beberapa mil menuju pantai Tavira. Dan yang terbaik dari semuanya itu, Anda memerlukan sebuah perahu untuk menuju pantai tersebut.

6. Sanur Bali, Indonesia
Sunset in Sanur
By Rarioj (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Pantai Sanur adalah salah satu tempat pariwisata yang populer di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar. Pantai di tepi kota kecil yang merupakan bagian dari Indonesia ini memiliki sederetan warung di sepanjang pantai. Pantai ini memanjang 3 kilometer di sepanjang jalan sanur. Pantai sanur sangat nyaman, juga dipenuhi oleh penduduk sekitar yang ramah.

7. Pantai Karon, Thailand
Karon View Point 02
By ADwarf (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Terletak di pantai barat Phuket, Thailand. Pantai karon adalah tujuan populer bagi wisatawan. Umumnya lebih tenang daripada Pantai Patong. Pantai ini juga sangat populer bagi wisatawan Skandinavia. Karon adalah pantai keluarga yang ramah. Dilengkapi taman dengan tema kartun Flintstone, dasar pantai Phuket yang hebat untuk dijelajahi dan dapat memesan Phuket Gibbon Rehabilitation Center.

8. Durban, Afrika Selatan
Durban beach
By Steve Roetz from Durban, South Africa (cropped of Durban Beach 03) [CC-BY-2.0], via Wikimedia Commons
Durban adalah opsi wisata pantai paling menarik dan populer di Afrika Selatan. Dengan ombak yang sedang dan air yang jernih menjadikan pantai ini sebagai tempat wisata favorit dan paling dicari di Afrika Selatan. Durban merupakan kota yang terkenal sebagai tempat istirahat di hari libur dan juga tempat hiburan terkenal di Afrika Selatan dengan pantainya yang indah menghadap Lautan Hindia dengan taman-taman rekreasi. Kota pantai Durban memiliki banyak anak-anak yang bebas berenang. Serta adanya hiburan keluarga seperti Sea World dan Dunia Kelautan Ushaka. Selain itu, keindahan matahari, laut serta pasir menjadi daya tarik istimewa dari pantai ini.

9. Kauai, Hawaii
Barking Sands beach in Kauai
By Gh5046 (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Kauai ialah sebuah pulau di Hawaii yang tertua dan ke-4 terbesar. Terletak 105 mil di seberang Selat Kauai, barat daya Oahu. Ini adalah pantai yang dipenuhi oleh rumah-rumah asli penduduk lokal. Di pantai ini anak-anak dapat berenang dalam laut yang dangkal. Juga terdapat Museum Children's Discovery.

10. Costa Del Sud, Sardinia, Italia
Panorama il Relitto
By Damiano Luchetti (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Meskipun Anda harus berkendara menuju pantai, namun air biru yang bersih, pasir putih serta tidak terlalu banyak orang adalah bagian ternyaman pantai Sardini. Pantai ini jauh lebih baik daripada pantai-pantai yang ada di daratan Italia.
Read More
-->